Hadapi PSG di Liga Champions, Gasperini Sebut Atalanta seperti Timnas Italia

loading...
Hadapi PSG di Liga Champions, Gasperini Sebut Atalanta seperti Timnas Italia
Walau akan melawan Paris Saint Germain (PSG) pada perempat final Liga Champions tanpa penonton, Gian Piero Gasperini merasa Atalanta tidak tampil sendirian. Foto: reuters
A+ A-
LISBON - Atalanta bakal bentrok Paris Saint Germain (PSG) pada perempat final Liga Champions ditempat netral dan tanpa penonton. Meski demikian, pelatih Gian Piero Gasperini percaya pasukannya tidak akan bertanding sendirian.

(Baca Juga: Jika Boleh Memilih, Gasperini Ingin Atalanta vs PSG Main Dua Leg)

Gasperini menyebut seluruh warga Italia akan mendukung perjuangan Roberto Piccoli dkk di Estadio do Sport Lisboa e Benfica, dini hari nanti. Sebab, setelah Napoli dan Juventus tersingkir, La Dea menjadi satu-satunya wakil Negeri Pizza yang tersisa di Liga Champions.

Sukses menyingkirkan Valencia di fase 16 besar menjaga asa Italia untuk kembali merajai Benua Biru yang terakhir kali dilakukan Inter Milan satu dekade lalu atau pada 2009/2010. Artinya, Atalanta mendapat tugas untuk menjaga nama baik negara.

Itu sebabnya Gasperini meyakini seluruh penduk Italia akan mendukung Atalanta untuk mengalahkan PSG yang notabene jawara Ligue 1. Ini tentunya bisa memacu motivasi para pemain untuk mengerahkan segenap kemampuan.



“Sekarang kami ada disini (perempat final Liga Champions). Ada adrenalin luar biasa disini. Kami akan bermain di stadion yang sangat penting, tempat suci bagi Benfica. Sayangnya, tidak ada penonton,” ucap Gasperini.

“Kami seperti tim nasional sekarang. Kami memikul begitu banyak harapan dan emosi selama beberapa bulan belakangan. Apa yang terjadi di lapangan, itulah yang dihitung. Tapi, motivasi yang kami bawa bisa berguna,” lanjutnya, dilansir skysport.

Atalanta boleh saja debutan di Liga Champions musim ini. Namun, kiprah mereka tidak boleh diremehkan. Masuk Grup C bersama Manchester City (Man City), Shakhtar Donetsk dan Dinamo Zagreb, mereka bisa bisa mengunci posisi kedua.

“Saat penyisihan grup kami sedikit dinaungi keberuntungan, khususnya pada pertandingan melawan Dinamo Zagreb dan Shakhtar Donetsk. Tapi, kami cukup piawai dalam meraih hasil penting,” kata Gasperini lagi.

(Baca Juga: Pemain Atalanta ini Janji Buatkan 1000 Pizza Jika Juara Liga Champions)



“Kami cukup kecewa karena menjadi satu-satunya wakil Italia. Semula kami merasa Juventus punya kans bagus untuk melaju. Napoli juga tampil baik saat melawan Barcelona. Sangat mengejutkan Juventus tersingkir. Kini hanya kami yang tersisa. Kami akan melakukan yang terbaik,” tutupnya.
(mirz)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top