Duel Tyson Fury vs Oleksandr Usyk Akan Pakai VAR dan 6 Juri
Senin, 19 Februari 2024 - 06:12 WIB
loading...
Duel Tyson Fury vs Oleksandr Usyk Akan Pakai VAR dan 6 Juri/The Sun
A
A
A
WBC menyebut duel Tyson Fury vs Oleksandr Usyk yang merupakan duel tak terbantahkan kelas berat akan memakai VAR (Video Assistant Referee) dan 6 juri tinju. Duel Tyson Fury vs Oleksandr Usyk kemungkinan menampilkan perubahan protokol besar-besaran saat petinggi tinju menyampaikan rencana besar untuk pertarungan tak terbantahkan kelas berat.
Perubahan ini berpotensi menjadi awal baru dalam dunia tinju. Pertarungan tak terbantahkan antara Tyson Fury vs Oleksandr Usyk dapat menjadi sebuah perubahan besar dalam protokol penjurian, jika ketua WBC, Mauricio Sulaiman, menginginkannya. Pertarungan kedua petinju yang telah dijadwalkan ulang untuk semua kelas berat ini akan berlangsung di Arab Saudi pada tanggal 18 Mei, setelah sebuah cedera waktu latihan yang mengejutkan menggagalkan pertandingan yang direncanakan pada tanggal 17 Februari.
Baca Juga: Begini Isi Klausul Rahasia dalam Kontrak Duel Oleksandr Usyk vs Tyson Fury
Pertarungan di Riyadh ini akan menobatkan juara kelas berat tak terbantahkan pertama di era empat sabuk dan yang pertama sejak Lennox Lewis hampir 25 tahun yang lalu. Dan besarnya pertarungan ini - yang telah dipersiapkan selama lebih dari dua tahun - membuat presiden WBC, Mauricio Sulaiman, menginginkan adanya tambahan juri di pinggir ring untuk menghindari adanya keputusan-keputusan kontroversi yang dapat merusak pertarungan besar ini. "Tinju adalah olahraga yang sangat sulit untuk melakukan perubahan. Kami adalah kaum puritan, tradisionalis, kami tidak menginginkan perubahan,''kata Mauricio Sulaiman kepada Sky Sports.
"Saya akan terus mengajukan usulan tersebut. Beberapa orang menyukai ide tersebut, beberapa orang dalam proses pengambilan keputusan. Kita lihat saja nanti. Kami telah mengusulkan untuk menggunakan lima hakim atau enam hakim. Akan tetapi hal itu tidak dipertimbangkan. Itu tidak terjadi. Saya masih akan merekomendasikan [hal itu],''ungkapnya.
Perubahan ini berpotensi menjadi awal baru dalam dunia tinju. Pertarungan tak terbantahkan antara Tyson Fury vs Oleksandr Usyk dapat menjadi sebuah perubahan besar dalam protokol penjurian, jika ketua WBC, Mauricio Sulaiman, menginginkannya. Pertarungan kedua petinju yang telah dijadwalkan ulang untuk semua kelas berat ini akan berlangsung di Arab Saudi pada tanggal 18 Mei, setelah sebuah cedera waktu latihan yang mengejutkan menggagalkan pertandingan yang direncanakan pada tanggal 17 Februari.
Baca Juga: Begini Isi Klausul Rahasia dalam Kontrak Duel Oleksandr Usyk vs Tyson Fury
Pertarungan di Riyadh ini akan menobatkan juara kelas berat tak terbantahkan pertama di era empat sabuk dan yang pertama sejak Lennox Lewis hampir 25 tahun yang lalu. Dan besarnya pertarungan ini - yang telah dipersiapkan selama lebih dari dua tahun - membuat presiden WBC, Mauricio Sulaiman, menginginkan adanya tambahan juri di pinggir ring untuk menghindari adanya keputusan-keputusan kontroversi yang dapat merusak pertarungan besar ini. "Tinju adalah olahraga yang sangat sulit untuk melakukan perubahan. Kami adalah kaum puritan, tradisionalis, kami tidak menginginkan perubahan,''kata Mauricio Sulaiman kepada Sky Sports.
"Saya akan terus mengajukan usulan tersebut. Beberapa orang menyukai ide tersebut, beberapa orang dalam proses pengambilan keputusan. Kita lihat saja nanti. Kami telah mengusulkan untuk menggunakan lima hakim atau enam hakim. Akan tetapi hal itu tidak dipertimbangkan. Itu tidak terjadi. Saya masih akan merekomendasikan [hal itu],''ungkapnya.
Lihat Juga :