Menyoal Insiden Kecelakaan di Austria, Legenda MotoGP Tak Sependapat dengan Rossi
Rabu, 19 Agustus 2020 - 10:00 WIB
loading...
Kecelakaan hebat yang melibatkan Franco Morbidelli dan Johann Zarco masih menjadi topik menarik di kalangan penikmat balap MotoGP. Berbagai pendapat diutarakan sejumlah pembalap terkait insiden tersebut / Foto: Marca
A
A
A
BOLOGNA - Kecelakaan hebat yang melibatkan Franco Morbidelli dan Johann Zarco masih menjadi topik menarik di kalangan penikmat balap MotoGP . Berbagai pendapat diutarakan sejumlah pembalap terkait insiden tersebut.
Valentino Rossi misalnya. Pembalap Monster Energy Yamaha menyebut jika Zarco merupakan pembalap yang ugal-ugalan saat berada di lintasan pacuan kuda besi. Di bagian terpisah, legenda MotoGP Giacomo Agostini memiliki pendapat berbeda dengan The Doctor.
Juara dunia 15 kali itu dalam tulisannya di kolom La Gazzetta dello Sport menyebut jika perilaku Zarco tidak sepenuhnya salah. Dikatakannya, sebagai seorang pembalap siapa pun harus tampil agresif jika ingin menjadi juara dunia. (Baca juga: Juara di GP Austria, Dovizioso : Kemenangan itu Tak Punya Arti )
Karena itu, Agostini menekankan Race Direction setidaknya harus memanggil Morbidelli dan Zarco untuk dimintai keterangannya mengenai insiden tersebut. Hal ini dilakukan agar tidak ada pendapat yang menyinggung salah satu pembalap terkait insiden tersebut.
Berikut Pernyataan Lengkap Agostini:
Siapapun yang tidak agresif tidak akan pernah menjadi juara. Kecelakaan antara Zarco dan Morbidelli sangat buruk, tapi dirinya tidak suka mendengar istilah tertentu yang digunakan, berbicara tentang setengah pembunuh. (Baca juga: Hari Ini, Zarco Operasi Patah Tulang )
Saya telah membaca bahwa ada orang yang mengatakan bahwa Zarco mengerem dengan sengaja, tetapi saya yakin tidak ada yang begitu tidak sadar untuk melakukannya, karena pada saat itu Anda juga membahayakan hidup Anda, serta orang lain. Dari gambar-gambar itu saya mengerti bahwa Zarco melihat celah dan masuk, seperti yang dilakukan dan dilakukan oleh setiap pengendara, tanpa terlalu banyak menanyakan bagaimana perilaku yang lain.
Valentino Rossi misalnya. Pembalap Monster Energy Yamaha menyebut jika Zarco merupakan pembalap yang ugal-ugalan saat berada di lintasan pacuan kuda besi. Di bagian terpisah, legenda MotoGP Giacomo Agostini memiliki pendapat berbeda dengan The Doctor.
Juara dunia 15 kali itu dalam tulisannya di kolom La Gazzetta dello Sport menyebut jika perilaku Zarco tidak sepenuhnya salah. Dikatakannya, sebagai seorang pembalap siapa pun harus tampil agresif jika ingin menjadi juara dunia. (Baca juga: Juara di GP Austria, Dovizioso : Kemenangan itu Tak Punya Arti )
Karena itu, Agostini menekankan Race Direction setidaknya harus memanggil Morbidelli dan Zarco untuk dimintai keterangannya mengenai insiden tersebut. Hal ini dilakukan agar tidak ada pendapat yang menyinggung salah satu pembalap terkait insiden tersebut.
Berikut Pernyataan Lengkap Agostini:
Siapapun yang tidak agresif tidak akan pernah menjadi juara. Kecelakaan antara Zarco dan Morbidelli sangat buruk, tapi dirinya tidak suka mendengar istilah tertentu yang digunakan, berbicara tentang setengah pembunuh. (Baca juga: Hari Ini, Zarco Operasi Patah Tulang )
Saya telah membaca bahwa ada orang yang mengatakan bahwa Zarco mengerem dengan sengaja, tetapi saya yakin tidak ada yang begitu tidak sadar untuk melakukannya, karena pada saat itu Anda juga membahayakan hidup Anda, serta orang lain. Dari gambar-gambar itu saya mengerti bahwa Zarco melihat celah dan masuk, seperti yang dilakukan dan dilakukan oleh setiap pengendara, tanpa terlalu banyak menanyakan bagaimana perilaku yang lain.
Lihat Juga :