Pelatih Lyon Ancam Bayern: Statistik Tidak Berarti Saat Bertemu Kami!
Rabu, 19 Agustus 2020 - 18:05 WIB
loading...
Olympique Lyon percaya diri menghadapi Bayern Muenchen pada semifinal Liga Champions 2019/2020/Foto/Twitter/Lyon
A
A
A
LISABON - Pelatih Olympique Lyon Rudi Garcia mengingatkan Bayern Muenchen jangan meremehkan timnya saat bentrok pada semifinal Liga Champions 2019/2020 di Estadio Jose Alvalade, Lisabon, Rabu (19/8/2020) atau Kamis (20/08/2020) dini hari WIB. Statistik mentereng Bayern tidak berarti apa-apa ketika Lyon ada di lapangan.
Lyon tampil di semifinal Liga Champions pertama mereka sejak 2010. Rudi Garcia menegaskan pasukannya tidak takut apa pun setelah mengalahkan Juventus di babak 16 besar dan Manchester City di perempat final. Les Gones -julukan Lyon- telah menunjukkan ketangguhan dan ketenangan untuk mengamankan tempat mereka di empat besar. (Baca juga: Preview Lyon vs Bayern Muenchen: Butuh Keajaiban ).
Les Gones juga tak gentar dengan daya serang Bayern yang mengesankan. Pasukan Hansi Flick memperlihatkan 'kebengisan' mereka saat menghancurkan Barcelona 8-2 di perempat final. Namun, Garcia menunjukkan bahwa timnya juga telah memperlihatkan daya serang yang sama kuat.
“Man City mencetak lebih dari 100 gol di Liga Primer (102 gol), jadi jika kita hanya melihat statistik, kita hanya bisa menonton pertandingan di hotel dan Bayern bisa bermain sendirian,” kata Garcia pada konferensi pers, Selasa (18/8/2020). (Baca juga: Fakta Menarik Lyon vs Bayern Muenchen ).
Lyon punya sejarah pahit bertemu Bayern . Sepuluh tahun lalu Les Gones disingkirkan Bayern di semifinal Liga Champions 2009/2010 dengan agregat 0-4 (0-1, 0-3). Pertamuan kali ini akan menjadi ajang balas dendam bagi Lyon.
“Mereka tidak memiliki banyak titik lemah tetapi tidak ada tim yang sempurna,” ujar Garcia. “Kami mungkin underdog tapi kami mengalahkan tim-tim besar untuk sampai ke sana dan yang lain mungkin mulai menganggap kami serius." (Baca juga: Netizen Goda Buffon Saat PSG Lolos ke Final Liga Champions ).
“Mungkin kami bukan gunung besar yang sulit didaki, tetapi terkadang ada sedikit kerikil di sepatu Anda yang dapat mencegah Anda mendaki gunung kecil itu.”
Lyon tampil di semifinal Liga Champions pertama mereka sejak 2010. Rudi Garcia menegaskan pasukannya tidak takut apa pun setelah mengalahkan Juventus di babak 16 besar dan Manchester City di perempat final. Les Gones -julukan Lyon- telah menunjukkan ketangguhan dan ketenangan untuk mengamankan tempat mereka di empat besar. (Baca juga: Preview Lyon vs Bayern Muenchen: Butuh Keajaiban ).
Les Gones juga tak gentar dengan daya serang Bayern yang mengesankan. Pasukan Hansi Flick memperlihatkan 'kebengisan' mereka saat menghancurkan Barcelona 8-2 di perempat final. Namun, Garcia menunjukkan bahwa timnya juga telah memperlihatkan daya serang yang sama kuat.
“Man City mencetak lebih dari 100 gol di Liga Primer (102 gol), jadi jika kita hanya melihat statistik, kita hanya bisa menonton pertandingan di hotel dan Bayern bisa bermain sendirian,” kata Garcia pada konferensi pers, Selasa (18/8/2020). (Baca juga: Fakta Menarik Lyon vs Bayern Muenchen ).
Lyon punya sejarah pahit bertemu Bayern . Sepuluh tahun lalu Les Gones disingkirkan Bayern di semifinal Liga Champions 2009/2010 dengan agregat 0-4 (0-1, 0-3). Pertamuan kali ini akan menjadi ajang balas dendam bagi Lyon.
“Mereka tidak memiliki banyak titik lemah tetapi tidak ada tim yang sempurna,” ujar Garcia. “Kami mungkin underdog tapi kami mengalahkan tim-tim besar untuk sampai ke sana dan yang lain mungkin mulai menganggap kami serius." (Baca juga: Netizen Goda Buffon Saat PSG Lolos ke Final Liga Champions ).
“Mungkin kami bukan gunung besar yang sulit didaki, tetapi terkadang ada sedikit kerikil di sepatu Anda yang dapat mencegah Anda mendaki gunung kecil itu.”
Lihat Juga :