Jelang Hadapi Justin Gaetje, Khabib Nurmagomedov Ditawari Jadi Politisi

Kamis, 20 Agustus 2020 - 21:03 WIB
loading...
Jelang Hadapi Justin...
Khabib Nurmagomedov menegaskan dirinya belum punya pikiran untuk jadi politisi usai pensiun nanti. Foto : Bloodyelbow
A A A
MOSCOW - Kepopuleran Khabib Nurmagomedov tak lantas membuatnya ingin terjun ke dunia politik. Dengan latar belakang seorang petarung, Khabib Nurmagomedov mengaku tak punya modal untuk menjadi politisi.

Pertanyaan soal akankah Khabib Nurmagomedov ke dunia poltik ini muncul di tengan persiapannya melawan Justin Gaethje . UFC 254 akan digelar pada 24 Oktober mendatang dengan tempat yang belum ditentukan.

Sudah lumrah jika seorang olahragawan setelah pensiun berkecimpung di dunia politik. Dari dunia tinju misalnya. Kita mengetahui kalau saat ini Manny Pacquiao adalah seorang senator di Filipina. Begitu juga dengan mantan pesepak bola George Weah yang sekarang jadi politisi di Liberia.

Pacquiao dan Weah hanya sebuah contoh dari mudahnya selebritas olah raga untuk menekuni bidang politik. Khabib Nurmagomedov sebenarnya juga punya peluang yang sama dengan Pacquiao dan Weah. Bahkan dirinya sudah banyak diminta kalangan media dan pejabat lokal untuk menduduki penting di Dagestan , sebuah republik yang berada dalam federasi Rusia. (Baca juga : Khabib Nurmagomedov Tergoda Ingin Ladeni Tantangan Conor McGegor )

Dalam wawancara baru-baru ini, juara kelas ringan UFC itu mengungkapkan bahwa dia belum mempertimbangkan untuk berkarier di bidang politik. Ia ragu menjadi kandidat yang ideal untuk peran politik kunci mengingat latar belakangnya. (Baca juga : Merasa Masih Tangguh, Khabib Nurmagomedov Tak Punya Rencana Pensiun )

"Saya menganggap diri saya sebagai 3 dari 5 yang orang berpendidikan. Saya selama ini menghabiskan seluruh hidup di atas matras, gym dan oktagon. Untuk memimpin seluruh republik, ada begitu banyak hal yang dibutuhkan seorang spesialis," katanya dikutip Bloodyelbow, Kamis (20/8/2020). (Baca juga : Harapan Mayweather Dapat Duit Banyak Lawan Khabib Kandas, Sang Juara Menolak )

Pada 2018, Khabib Nurmagomedov dilaporkan pernah ditawari posisi sebagai asisten Vladimir Vasilyev, Kepala Republik Dagestan. Tawaran itu dibahas ketika Khabib Nurmagomedov bertemu dengan Kepala Dagestan untuk menerima penghargaan tertinggi di republik asalnya, Order of Merit untuk Republik Dagestan.

Vasilyev mengungkapkan selama upacara penghargaan bahwa ia ingin petarung itu bekerja sama untuk kepentingan Dagestan dan Rusia melalui kemajuan olah raga yang didedikasikan seumur hidupnya. Sebenarnya peran yang menggabungkan kecakapan olah raga Khabib Nurmagomedov dengan politik dalam negeri bisa dibilang realistis. Namua ia bersikeras bahwa ada orang yang dapat menjalankan republik lebih baik dari dirinya.

"Saya berusia 31 tahun dan saya tidak pernah bertanggung jawab atas apa pun. Saya tidak memiliki pengalaman dalam politik untuk memimpin apa pun. Kami memiliki banyak kandidat yang layak di republik kami. Percakapan ini akan selalu terjadi dan saya selalu memiliki sikap seperti ini," papar Khabib Nurmagomedov .
(bbk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Petarung Kelas Berat...
10 Petarung Kelas Berat UFC Terhebat Sepanjang Masa, Francis Ngannou Nomor 1
Peringatan Khabib Terbukti,...
Peringatan Khabib Terbukti, Khamzat Chimaev Kehabisan Napas dan Kehilangan Gelar UFC
Rahasia Kekuatan Khabib...
Rahasia Kekuatan Khabib Nurmagomedov: Latihan Ekstrem Melawan Arus Sungai Dingin
Khabib Nurmagomedov...
Khabib Nurmagomedov Murka: Bela Xabi Alonso, Kritik Keras Pemain Real Madrid
Ricuh UFC 322 Disorot...
Ricuh UFC 322 Disorot Wali Kota New York, Eric Adams Perintahkan Polisi Turun Tangan
Usman Nurmagomedov vs...
Usman Nurmagomedov vs Alfie Davis: Perebutan Gelar Kelas Ringan PFL
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Profil Frontier Airlines,...
Profil Frontier Airlines, Maskapai Penerbangan AS yang Usir Khabib Nurmagomedov dari Pesawat
Bos UFC Dana White Resmi...
Bos UFC Dana White Resmi Gabung Dewan Direksi Meta, Ada Apa?
Special Bola
Bidik Status Tuan Rumah...
Bola Dunia
Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Siapkan Dua Stadion Utama
Timnas Inggris Akhiri...
Bola Dunia
Timnas Inggris Akhiri Kutukan 60 Tahun Usai Comeback atas Kongo di Piala Dunia 2026
Daftar Pencetak Assist...
Bola Dunia
Daftar Pencetak Assist Terbanyak Piala Dunia 2026, Michael Olise Teratas
Rekomendasi
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi BP2TD Mempawah Dilimpahkan ke Polri, CBA: Percepat Penanganan
Dokter Tifa Tolak Berdamai...
Dokter Tifa Tolak Berdamai dengan Jokowi, Pilih Lanjutkan Persidangan
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
Berita Terkini
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
Indonesian Padel League...
Indonesian Padel League 2026 Dimulai Agustus, Kompetisi Padel Masuk Era Profesional
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved