5 Kandidat Kuat Peraih Sepatu Emas di Euro 2024, Ada Mbappe dan Harry Kane
Rabu, 12 Juni 2024 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Ronaldo mungkin tidak lagi bermain di level teratas sepak bola Eropa, tetapi ia mencetak rekor satu musim baru dengan 35 gol di Liga Pro Saudi 2023/24, melampaui total xG-nya sebesar 30,68. Dia juga mencetak 10 gol dalam sembilan pertandingan kualifikasi. Masih ada keraguan mengenai kemampuan Ronaldo untuk beradaptasi dengan struktur yang konsisten tanpa bola, namun ia kemungkinan besar akan memanfaatkan peluang tersebut ketika saatnya tiba.
Lukaku menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Belgia pada 2018. Saat ini, dia mengoleksi 85 gol dalam 115 pertandingan internasional bersama Timnas senior. Sebanyak 11 gol tersebut tercipta di Piala Dunia dan Liga Eropa. Namun, saat berlaga di Piala Dunia di Qatar, dia hanya mencetak dua gol untuk negaranya di babak sistem gugur.
Performa Lukaku mulai bangkit. Dia mencetak 14 gol yang mencengangkan dalam delapan pertandingan kualifikasi Euro 2024. Dia sekaligus mencetak rekor baru untuk satu musim kualifikasi dengan rata-rata satu gol setiap 39 menit, mengkonversi hampir separuh tembakannya (29) dan menyumbang 63,6 persen dari seluruh gol yang dicetak tim asuhan Domenico Tedesco (22).
Baca Juga: Maestro Beraksi! 5 Jagoan Lapangan Tengah Siap Menggebrak UEFA EURO 2024
Euro 2020 akan selalu diingat oleh striker Atletico Madrid Morata, tapi mungkin bukan karena alasan yang tepat. Dia mencetak tiga gol saat Spanyol mencapai semifinal, tetapi dia juga dikritik karena kehilangan lebih banyak peluang besar (6) dibandingkan pemain lain di turnamen tersebut. Lebih buruk lagi, penaltinya yang belum dikonversi membuat Italia bisa mengalahkan La Roja melalui adu penalti di semifinal.
Namun, Morata tampil luar biasa di Liga Eropa, menempati peringkat kelima dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen tersebut. Keenam golnya membuat dia sejajar dengan pemain seperti Patrick Kluivert, Wayne Rooney, Thierry Henry, dan Zlatan Ibrahimović.
Sementara itu, Joselu, pengganti Morata di turnamen tersebut menjadi satu-satunya pemain Spanyol yang mencetak empat gol di babak kualifikasi.
Spanyol akan bersabar dalam menciptakan peluang karena pendekatan yang dilakukan Luis de la Fuente tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan Luis Enrique. Seluruh 50 gol La Roja sebelumnya di Kejuaraan Eropa dicetak dari dalam kotak penalti, dengan tembakan jarak jauh terakhir dilakukan oleh Raul saat melawan Slovenia pada tahun 2000.
Morata mencetak 15 gol dalam 27 pertandingan La Liga pada 2023/2024, total tertingginya. Musim tersuksesnya di musim 2023/2024 terjadi di salah satu dari lima liga top Eropa. Dia juga mencetak 15 gol untuk Real Madrid di musim 2016/2017.
MG/Muhammad Rauzan Ranupane Ramadan
4. Romelu Lukaku
Lukaku menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Belgia pada 2018. Saat ini, dia mengoleksi 85 gol dalam 115 pertandingan internasional bersama Timnas senior. Sebanyak 11 gol tersebut tercipta di Piala Dunia dan Liga Eropa. Namun, saat berlaga di Piala Dunia di Qatar, dia hanya mencetak dua gol untuk negaranya di babak sistem gugur.
Performa Lukaku mulai bangkit. Dia mencetak 14 gol yang mencengangkan dalam delapan pertandingan kualifikasi Euro 2024. Dia sekaligus mencetak rekor baru untuk satu musim kualifikasi dengan rata-rata satu gol setiap 39 menit, mengkonversi hampir separuh tembakannya (29) dan menyumbang 63,6 persen dari seluruh gol yang dicetak tim asuhan Domenico Tedesco (22).
Baca Juga: Maestro Beraksi! 5 Jagoan Lapangan Tengah Siap Menggebrak UEFA EURO 2024
5. Alvaro Morata
Euro 2020 akan selalu diingat oleh striker Atletico Madrid Morata, tapi mungkin bukan karena alasan yang tepat. Dia mencetak tiga gol saat Spanyol mencapai semifinal, tetapi dia juga dikritik karena kehilangan lebih banyak peluang besar (6) dibandingkan pemain lain di turnamen tersebut. Lebih buruk lagi, penaltinya yang belum dikonversi membuat Italia bisa mengalahkan La Roja melalui adu penalti di semifinal.
Namun, Morata tampil luar biasa di Liga Eropa, menempati peringkat kelima dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen tersebut. Keenam golnya membuat dia sejajar dengan pemain seperti Patrick Kluivert, Wayne Rooney, Thierry Henry, dan Zlatan Ibrahimović.
Sementara itu, Joselu, pengganti Morata di turnamen tersebut menjadi satu-satunya pemain Spanyol yang mencetak empat gol di babak kualifikasi.
Spanyol akan bersabar dalam menciptakan peluang karena pendekatan yang dilakukan Luis de la Fuente tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan Luis Enrique. Seluruh 50 gol La Roja sebelumnya di Kejuaraan Eropa dicetak dari dalam kotak penalti, dengan tembakan jarak jauh terakhir dilakukan oleh Raul saat melawan Slovenia pada tahun 2000.
Morata mencetak 15 gol dalam 27 pertandingan La Liga pada 2023/2024, total tertingginya. Musim tersuksesnya di musim 2023/2024 terjadi di salah satu dari lima liga top Eropa. Dia juga mencetak 15 gol untuk Real Madrid di musim 2016/2017.
MG/Muhammad Rauzan Ranupane Ramadan
(msf)
Lihat Juga :