alexametrics

La Liga 2018/2019

Zidane Gagal Paham, Fans dan Media Spanyol Sudutkan Bale

loading...
Zidane Gagal Paham, Fans dan Media Spanyol Sudutkan Bale
Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane bingung dengan sikap fans Los Blancos terhadap Gareth Bale/Foto/Reuters
A+ A-
MADRID - Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane bingung dengan sikap fans Los Blancos terhadap Gareth Bale. Fans mencemooh penyerang Wales itu saat Madrid menang 3-0 atas Athletic Bilbao dalam lanjutan La Liga 2018/2019 di Santiago Bernabeu, Sabtu (20/4/2019).

Zidane tak habis pikir, mengapa pemain yang telah memenangkan empat trofi Liga Champions dalam lima musim di Madrid, termasuk mencetak gol penentu di dua final, disambut dengan permusuhan oleh penggemar. "Saya tidak tahu. Jujur, saya tidak bisa memahami itu."

Bale turun sebagai pemain pengganti setelah tidak menjadi starter dalam dua pertandingan berturut-turut. Bale membuat jengkel para pendukung Madrid di Bernabeu dengan melewatkan peluang emas satu lawan satu.



Reaksi itu sangat kontras dengan penyambutan Isco Alarcon, yang datang ke lapangan pada saat yang sama dengan Bale.

Bale mengabaikan peluang untuk memberikan kesempatan kepada Karim Benzema mencetak hat-trick. Namun, upaya Bale tidak mementingkan dirinya sendiri tetap tidak menyelamatkannya dari celaan media lokal atas dirinya, Senin (22/4/2018).

"Niatnya adalah menjualnya, tetapi tidak ada tawaran yang datang," tulis Marca di halaman muka, disertai gambar Bale, 29 tahun, yang tampak cemberut. "Kini mereka membuka ide untuk meminjamkannya," lanjut surat kabar itu.

Marca juga melaporkan baru-baru ini bahwa pemain depan Chelsea asal Belgia Eden Hazard akan ditandatangani untuk menggantikan Bale di dalam skuat.

“Madrid, atau lebih tepatnya presiden mereka, telah menunda-nunda dengan situasi Bale. Dia menyelesaikan musim lalu sebagai pengganti bermain tidak cukup baik dan itu terjadi lagi musim ini," imbuh Marca.

“Dia terus mengatakan ‘good morning’ daripada ‘buenos dias’ ketika dia tiba di tempat latihan; begitulah jika dia mengatakan sesuatu," tulis Marca.

“Masalahnya adalah, kurangnya nilai olahraga Bale juga sejajar dengan berkurangnya nilai ekonomisnya. Dia pemain yang sangat mahal mengingat bermain sepak bolanya seperti itu. Ada banyak pemain yang level gajinya di bawah dia tapi lebih banyak berkontribusi."

Pada tahun 2016 Bale diberi kontrak baru hingga 2022 yang membuatnya menjadi pemain bayaran ketiga terbaik di dunia. Tapi, cedera, yang memaksanya melewatkan 86 pertandingan sejak bergabung dengan Madrid, dan kegagalan berasimilasi dengan budaya Spanyol telah membuat Bale menuai kritik.

"Klub tidak terlalu optimistis untuk bisa menjual Bale, sehingga mereka akhirnya bersedia mendengarkan klub lain yang ingin menawarkan opsi pinjaman," kata Marca.

"Klub ingin melepaskan diri dari gaji Bale, atau setidaknya sebagian dari itu. Klub menambahkan opsi untuk membeli seperti yang mereka lakukan dengan James Rodriguez ke Bayern Muenchen."
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak