alexametrics

John Millman, Rintangan Awal Federer di Turnamen Halle Terbuka

loading...
John Millman, Rintangan Awal Federer di Turnamen Halle Terbuka
John Millman, Rintangan Awal Federer di Turnamen Halle Terbuka
A+ A-
HALLE - Roger Federer akan menjalani ujian awal di Turnamen Halle Terbuka 2019. Petenis Swiss itu menghadapi lawan tangguh John Millman di Stadion Gerry Weber, Halle, Jerman, hari ini. Federer memang menjadi unggulan pertama dan favorit utama memenangkan gelar di ajang tersebut. Namun, dia tetap merendah dan mengatakan lawan-lawan yang hadir bukan petenis yang mudah dikalahkan.

Oleh karena itu, dia berharap bisa meraih sukses setelah hanya menjadi runner-up tahun lalu. Federer memiliki segudang pengalaman di Halle. Dia sudah mengoleksi sembilan gelar juara yang diraih pada 2003, 2004, 2005, 2006, 2008, 2013, 2014, 2015, 2017. Jadi, dia ingin berusaha mendapatkan gelar ke-10 di turnamen dengan menggunakan lapangan rumput.

"Untuk memenangkan turnamen harus selalu menjadi tujuan di Halle, kata Federer dilansir tennisworld." Saya berada dalam kondisi bugar, saya sudah mendapatkan waktu istirahat yang cukup, dan tidak memiliki masalah pada fisik. Jadi, saya sudah siap menjalani turnamen," sambungnya.



Federer akan bertemu dengan Millman untuk ketiga kalinya dalam kariernya. Namun, dua pertemuan sebelumnya, keduanya sama-sama mendapatkan kemenangan. Federer berhasil mengalahkan Millman di Brisbane empat tahun lalu, sedangkan Millman mengalahkan Federer di babak ketiga Amerika Serikat 2018.

Oleh karena itu, Federer pun menilai bahwa Millman bukan lawan yang mudah di taklukan. Dia menilai lawannya itu memiliki pukulan yang sangat baik, dan selalu mengeluarkan kemampuan terbaiknya di atas lapangan. Hal tersebut yang menjadi perhatian khusus bagi Federer di pertandingan nanti.

"Millman selalu merupakan lawan yang sangat tangguh, orang yang tidak memberi Anda kesempatan apa pun. Ini juga akan menjadi pertandingan babak pertama yang hebat. Dia selalu membawa kekuatannya 100 % ke lapangan. Ini akan menjadi ujian nyata, tetapi itulah yang harus saya lakukan," ucap Federer.

Selain itu, Federer juga menjadikan Halle Terbuka sebagai ajang pemanasan jelang bertanding di Grand Slam Wimbledon 1 - 15 Juli nanti. Namun, dia akui memiliki modal yang kurang bagus setelah bertanding di tanah liat untuk pertama kalinya sejak 2016. Buktinya, pengoleksi 20 gelar Grand Slam ini tidak mampu mencapai final ketika bermain pada dua turnamen Masters di Roma dan Madrid, serta hanya mencapai semifinal di Prancis Tebuka.

Meski begitu, Federer tetap mengaku puas dengan pencapaiannya di tanah liat. Apalagi, dia merasa hasil itu tak akan mempengaruhinya saat bermain di lapangan. Rumput. Sebab, Federer merupakan salah satu petenis hebat ketika bermain di permukaan tersebut. Total dia sudah mengoleksi 18 gelar di turnamen lapangan rumput, termasuk delapan gelar di Wimbledon.

"Saya merasa luar biasa, jujur. Saya senang berada di rumput, terlepas dari apakah saya bermain baik atau buruk di tanah liat, atau jika saya tidak bermain sama sekali," ujar Federer. "Saya selalu merasa senang datang ke permukaan ini dan bagian musim ini. Saya selalu senang bermain di sini di Halle selama bertahun-tahun. Ini adalah kali ke-17 saya bermain di acara ini," ungkapnya.
(don)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak