3 Cabang Olahraga Debutan yang Tidak Dipertandingkan Lagi di Olimpiade

Jum'at, 16 Agustus 2024 - 06:31 WIB
loading...
3 Cabang Olahraga Debutan...
Karate di Olimpiade Tokyo 2020. Foto: Inside The Gamez
A A A
Butuh proses panjang agar sebuah cabang olahraga dapat dipertandingkan di Olimpiade . Bahkan, setelah berhasil lolos ke Olimpiade pun belum tentu cabang tersebut bisa bertahan untuk dipertandingkan kembali pada edisi setelahnya.

SINDOnews mengutip berbagai sumber, salah satunya dari today.com, untuk menelusuri tiga cabang olahraga yang baru masuk Olimpiade namun tidak dipertandingkan lagi pada edisi berikutnya. Salah satunya break dance yang berhasil lolos ke Olimpiade Paris 2024 namun tidak dipertandingkan pada Olimpiade Los Angeles 2028 .

1. Break dance

3 Cabang Olahraga Debutan yang Tidak Dipertandingkan Lagi di Olimpiade

Cabang olahraga breakdance, yang debut di Olimpiade Paris 2024, tidak akan dipertandingkan di Olimpiade Los Angeles 2028. Meski sukses di Paris dengan kemenangan Phil Wizard (Kanada) dan Ami Yuasa (Jepang), penyelenggara LA 2028 memilih menggantinya dengan flag football, kriket, lacrosse, dan squash. Breakdance menarik perhatian setelah penampilan kontroversial atlet Australia, Raygun, yang mendapat skor nol karena tarian "kangguru"-nya dinilai aneh. Video penampilan tersebut viral di media sosial dan menuai kritik warganet.

2. Softball-baseball

3 Cabang Olahraga Debutan yang Tidak Dipertandingkan Lagi di Olimpiade

Baseball dan softball, olahraga pukul yang menggunakan tongkat dan bola, setelah absen di Olimpiade Paris 2024. Baseball dan softball terakhir kali dipertandingkan di Olimpiade Tokyo 2020.

Baseball tidak dipertandingkan di Olimpiade Paris 2024 karena Prancis, sebagai tuan rumah, memiliki wewenang memilih cabang olahraga. Berbeda dengan Jepang di Olimpiade 2020, Prancis bukan negara yang kuat dalam baseball. Selain itu, keterbatasan infrastruktur dan fokus penyelenggara pada olahraga yang dianggap lebih populer di kalangan muda seperti surfing, skateboard, dan breakdance menjadi alasan. Selain itu, Major League Baseball (MLB) enggan mengirim pemainnya karena bentrok dengan musim reguler, serta perbedaan ukuran tim antara baseball dan softball.

3. Karate

3 Cabang Olahraga Debutan yang Tidak Dipertandingkan Lagi di Olimpiade

Absennya karate di Olimpiade Paris 2024 membingungkan banyak pihak, terutama setelah debut suksesnya di Tokyo 2020. Karate menarik 48,4 juta penonton di 19 pasar, dengan studi menunjukkan olahraga ini populer di kalangan penonton muda dan mengungguli seni bela diri lain di beberapa negara. Karate dinilai mampu memperkuat warisan Olimpiade dengan nilai-nilai seperti kehormatan dan keadilan. Meski keberhasilannya jelas, tidak ada alasan resmi diberikan atas penghapusannya, memicu harapan kembalinya karate di Olimpiade mendatang.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Team INKAI Raih 7 Emas...
Team INKAI Raih 7 Emas di Kejuaraan Dunia SEAKF Vietnam 2026
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Forki DKI Jakarta Juara...
Forki DKI Jakarta Juara Umum Kejuaraan Karate Internasional Adidas Open 2026
Kenapa Direktur FBI...
Kenapa Direktur FBI Terlibat di Ruang Ganti Tim Hoki AS saat Olimpiade Musim Dingin 2026?
Viral, Atlet Putri Belanda...
Viral, Atlet Putri Belanda Pamer Bra saat Menang Olimpiade Musim Dingin 2026
26 Petarung Bakal Panaskan...
26 Petarung Bakal Panaskan Prime Kumite Championship 3 2026
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
Galaxy Z Flip7 Olympic...
Galaxy Z Flip7 Olympic Edition Resmi Dirilis, Punya Fitur Selfie Podium yang Bikin Iri Penampak
Olimpiade PAI 2025,...
Olimpiade PAI 2025, Wamenag Ajak Siswa Perkuat Karakter dan Praktik Nilai Agama
Special Bola
Profil Stjepan Loncar,...
Liga Indonesia
Profil Stjepan Loncar, Gelandang Baru Persija yang Pernah Rasakan Atmosfer Liga Champions
Hasil Timnas Spanyol...
Bola Dunia
Hasil Timnas Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Skor Sama Kuat 0-0!
Denis Kolinger Blak-blakan...
Liga Indonesia
Denis Kolinger Blak-blakan soal Adaptasinya di Persija Jakarta, Cuaca Tak Jadi Masalah
Rekomendasi
Polda Metro Patroli...
Polda Metro Patroli ke Lokasi-lokasi Nobar Final Argentina vs Spanyol, Warga Diminta Tetap Sportif
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
Berita Terkini
Spanyol vs Argentina:...
Spanyol vs Argentina: Skor 0-0, Final Piala Dunia Berlanjut ke Extra Time
Dewan Eropa Tuding FIFA...
Dewan Eropa Tuding FIFA Buka Pintu Kecurangan
Kisah Ghetto Kids: Dari...
Kisah Ghetto Kids: Dari Gang Sempit Kampala ke Panggung Piala Dunia dan Berduet dengan Shakira
Final Piala Dunia 2026:...
Final Piala Dunia 2026: Ribuan Suporter Terjebak Antrean
Narantraya Jeihan Borong...
Narantraya Jeihan Borong 3 Podium di JJ All Star 2026, Bidik Prestasi Bersama Ideale di PORPROV Jabar
Messi Nyaris Celaka...
Messi Nyaris Celaka Jelang Final Piala Dunia 2026, Ditekel Rekan Setim
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved