PON XXI Aceh-Sumut 2024: Kabar Duka, Pelatih Sepak Takraw Gorontalo Meninggal di Aceh
Sabtu, 14 September 2024 - 21:52 WIB
loading...
Pelatih cabang olahraga (cabor) sepak takraw, Harsono Toha meninggal dunia, Sabtu (14/9/2024). Foto/Ilustrasi
A
A
A
ACEH TIMUR - Kabar duka menyelimuti ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Pelatih cabang olahraga (cabor) sepak takraw , Harsono Toha meninggal dunia, Sabtu (14/9/2024).
Diketahui Harsono menghembuskan napas terakhir setelah mengantarkan tim Gorontalo meraih medali emas di nomor quadrant putra. Meskipun dalam kondisi sakit, dia tetap semangat dan gigih mendampingi hingga terakhir kali melihat anak asuhnya meraih emas.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sebelum meninggal, Harsono sudah dibawa ke RSUD Zubir Mahmud (RSUDZM), Aceh Timur sejak Jumat 6 September 2024 pukul 03.36 WIB.
Baca juga; Klasemen Medali PON XXI, Sabtu (7/9/2024): Jawa Barat Memimpin, Sumut Naik ke 4 Besar
Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan panitia pendukung PON XXI Aceh-Sumut 2024, dr Munawir, menyebut saat itu almarhum mengeluhkan diare dan demam tinggi serta pembengkakan pada sendi.
Setelah menjalani perawatan hampir sepekan, almarhum sempat minta izin keluar pada Kamis 12 September 2024. Hal itu dilakukan karena almarhum ingin mengikuti pertandingan final anak asuhnya antara kontingen Gorontalo melawan Jawa Tengah di GOR ISC Idi Rayeuk.
Setelah pertandingan, dr Munawir mengatakan almarhum masuk lagi ke RSUDZM pada Kamis 12 September 2024 pukul 18.00 WIB dalam kondisi sesak dan kaki bengkak. Hasil pemeriksaan, almarhum mengalami gangguan fungsi ginjal (gagal ginjal akut menuju kronis) dan asam urat tinggi.
Diketahui Harsono menghembuskan napas terakhir setelah mengantarkan tim Gorontalo meraih medali emas di nomor quadrant putra. Meskipun dalam kondisi sakit, dia tetap semangat dan gigih mendampingi hingga terakhir kali melihat anak asuhnya meraih emas.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sebelum meninggal, Harsono sudah dibawa ke RSUD Zubir Mahmud (RSUDZM), Aceh Timur sejak Jumat 6 September 2024 pukul 03.36 WIB.
Baca juga; Klasemen Medali PON XXI, Sabtu (7/9/2024): Jawa Barat Memimpin, Sumut Naik ke 4 Besar
Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan panitia pendukung PON XXI Aceh-Sumut 2024, dr Munawir, menyebut saat itu almarhum mengeluhkan diare dan demam tinggi serta pembengkakan pada sendi.
Setelah menjalani perawatan hampir sepekan, almarhum sempat minta izin keluar pada Kamis 12 September 2024. Hal itu dilakukan karena almarhum ingin mengikuti pertandingan final anak asuhnya antara kontingen Gorontalo melawan Jawa Tengah di GOR ISC Idi Rayeuk.
Setelah pertandingan, dr Munawir mengatakan almarhum masuk lagi ke RSUDZM pada Kamis 12 September 2024 pukul 18.00 WIB dalam kondisi sesak dan kaki bengkak. Hasil pemeriksaan, almarhum mengalami gangguan fungsi ginjal (gagal ginjal akut menuju kronis) dan asam urat tinggi.
Lihat Juga :