Tim Usyk Paksa Joshua Patuhi Aturan WBO, Duel vs Fury Terancam
Rabu, 02 September 2020 - 04:04 WIB
loading...
Tim Oleksandr Usyk akan memaksa Anthony Joshua mematuhi aturan WBO/Foto/newstalk
A
A
A
LONDON - Tim Oleksandr Usyk bertekad memastikan Anthony 'AJ' Joshua mematuhi aturan World Boxing Organization (WBO) sehingga kedua petinju bisa bentrok di atas ring.
Usyk merupakan penantang wajib pertarungan kelas berat WBO, jika dia mengalahkan Dereck Chisora dan Joshua mengalahkan Kubrat Pulev dalam mempertahankan gelar IBF, WBA dan WBO akhir tahun ini. (Baca juga: Wilder Mundur, Fury: Mana Joshua, Aku Tendang Pantatnya ).
Kubu Usyk sepertinya tidak terima dengan adanya kesepakatan persyaratan finansial untuk The Battle of Britain antara Joshua dan Tyson Fury untuk menentukan juara kelas berat yang tak terbantahkan dalam dua pertarungan. Pihak Usyk bersikeras AJ harus bertemu dengan petinju mereka terlebih dahulu sebelum meladeni Fury.
"Usyk menjadi penantang wajib WBO selama lebih dari satu tahun," kata co-promotor Usyk Alexander Krassyuk kepada Sky Sports. (Baca juga: Mohon Ke Hearn, Mantan Juara WBO: Beri Aku Whyte Atau Povetkin ).
"Usyk setuju membiarkan AJ versus Pulev terjadi, karena pemenang akan bertarung dengannya selanjutnya. Pernyataan ini masih kuat."
"Rencana kami adalah A -mengalahkan Derek Chisora, B- mendorong Joshua mematuhi aturan WBO atau mengosongkan gelar, dan C -mengalahkan Joshua atau juara WBO lainnya dan menjadi juara kelas berat dunia. Sederhana saja dan praktis," tegas Krassyuk. (Baca juga: Gara-Gara Masalah Sepele, Kavanagh Siksa McGregor Sampai Sulit Bernapas ).
Jika Joshua dikalahkan mantan kelas penjelajah itu, dia harus melepaskan gelar WBO, dan akan mengambil kesempatan untuk menyatukan gelarnya dalam The Battle of Britain melawan Fury.
Tapi, Fury juga harus mempertahankan sabuk WBC-nya terlebih dahulu melawan Deontay Wilder. Pertarungan ini kemungkinan bisa berlangsung paling lambat Februari 2021. Sementara Joshua akan menghadapi penantang wajib IBF Kubrat Pulev dalam duel mereka yang ditunda pada bulan Desember 2020.
Jika Joshua dan Usyk dijadwalkan bertarung, maka penggemar harus menunggu The Battle of Britain yang kemungkinan akan mundur.
Ditanya siapa lawan ideal Usyk dalam pertarungan perebutan gelar kelas berat, Krassyuk berkata: "Joshua atau Fury ? siapa saja yang memiliki sabuk juara dan siap menghadapi juara kelas penjelajah yang tak terbantahkan. Kami menginginkan Joshua. Tapi, apa pun bisa terjadi."
Joseph Parker dan Daniel Dubois adalah pesaing WBO peringkat tertinggi berikutnya yang dapat dijadwalkan bertemu dengan Usyk, jika sabuk Joshua dikosongkan.
Usyk mengingatkan bahwa dia bertekad menjadi juara kelas berat setelah mengalahkan Tony Bellew dalam mempertahankan gelar kelas penjelajahnya yang tak terbantahkan.
Joshua dan Usyk sama-sama memenangi medali emas di Olimpiade London pada 2012 dan sejak itu menjadi juara tinju profesional.
Joshua adalah juara kelas berat dua kali, Usyk memenangkan setiap sabuk utama di kelas penjelajah plus turnamen perdana World Boxing Super Series dan tidak terkalahkan dalam 17 laga.
Usyk merupakan penantang wajib pertarungan kelas berat WBO, jika dia mengalahkan Dereck Chisora dan Joshua mengalahkan Kubrat Pulev dalam mempertahankan gelar IBF, WBA dan WBO akhir tahun ini. (Baca juga: Wilder Mundur, Fury: Mana Joshua, Aku Tendang Pantatnya ).
Kubu Usyk sepertinya tidak terima dengan adanya kesepakatan persyaratan finansial untuk The Battle of Britain antara Joshua dan Tyson Fury untuk menentukan juara kelas berat yang tak terbantahkan dalam dua pertarungan. Pihak Usyk bersikeras AJ harus bertemu dengan petinju mereka terlebih dahulu sebelum meladeni Fury.
"Usyk menjadi penantang wajib WBO selama lebih dari satu tahun," kata co-promotor Usyk Alexander Krassyuk kepada Sky Sports. (Baca juga: Mohon Ke Hearn, Mantan Juara WBO: Beri Aku Whyte Atau Povetkin ).
"Usyk setuju membiarkan AJ versus Pulev terjadi, karena pemenang akan bertarung dengannya selanjutnya. Pernyataan ini masih kuat."
"Rencana kami adalah A -mengalahkan Derek Chisora, B- mendorong Joshua mematuhi aturan WBO atau mengosongkan gelar, dan C -mengalahkan Joshua atau juara WBO lainnya dan menjadi juara kelas berat dunia. Sederhana saja dan praktis," tegas Krassyuk. (Baca juga: Gara-Gara Masalah Sepele, Kavanagh Siksa McGregor Sampai Sulit Bernapas ).
Jika Joshua dikalahkan mantan kelas penjelajah itu, dia harus melepaskan gelar WBO, dan akan mengambil kesempatan untuk menyatukan gelarnya dalam The Battle of Britain melawan Fury.
Tapi, Fury juga harus mempertahankan sabuk WBC-nya terlebih dahulu melawan Deontay Wilder. Pertarungan ini kemungkinan bisa berlangsung paling lambat Februari 2021. Sementara Joshua akan menghadapi penantang wajib IBF Kubrat Pulev dalam duel mereka yang ditunda pada bulan Desember 2020.
Jika Joshua dan Usyk dijadwalkan bertarung, maka penggemar harus menunggu The Battle of Britain yang kemungkinan akan mundur.
Ditanya siapa lawan ideal Usyk dalam pertarungan perebutan gelar kelas berat, Krassyuk berkata: "Joshua atau Fury ? siapa saja yang memiliki sabuk juara dan siap menghadapi juara kelas penjelajah yang tak terbantahkan. Kami menginginkan Joshua. Tapi, apa pun bisa terjadi."
Joseph Parker dan Daniel Dubois adalah pesaing WBO peringkat tertinggi berikutnya yang dapat dijadwalkan bertemu dengan Usyk, jika sabuk Joshua dikosongkan.
Usyk mengingatkan bahwa dia bertekad menjadi juara kelas berat setelah mengalahkan Tony Bellew dalam mempertahankan gelar kelas penjelajahnya yang tak terbantahkan.
Joshua dan Usyk sama-sama memenangi medali emas di Olimpiade London pada 2012 dan sejak itu menjadi juara tinju profesional.
Joshua adalah juara kelas berat dua kali, Usyk memenangkan setiap sabuk utama di kelas penjelajah plus turnamen perdana World Boxing Super Series dan tidak terkalahkan dalam 17 laga.
(sha)
Lihat Juga :