alexametrics

Pemain Muda Chelsea Diminta Jaga Konsistensi Agar Tetap di Tim Utama

loading...
Pemain Muda Chelsea Diminta Jaga Konsistensi Agar Tetap di Tim Utama
Ekspektasi lebih besar bakal dirasakan punggawa muda Chelsea di sisa perjalanan musim ini. Foto/Reuters
A+ A-
LONDON - Ekspektasi lebih besar bakal dirasakan punggawa muda Chelsea di sisa perjalanan musim ini. Mereka dituntut terus menunjukkan konsistensi guna menjaga slot di tim utama The Blues musim depan.

Para punggawa muda, seperti Tammy Abraham, Mason Mount, Callum Hudson Odoi, Fikayo Tomori, dan Reece James, telah menjadi tulang punggung Chelsea sepanjang musim ini. Munculnya mereka tidak terlepas dari berkah sanksi larangan transfer yang dialami klub.

Pelatih Frank Lampard menuturkan bulan madu untuk para pemain muda hampir berakhir. Mentalitas dan semangat juang mereka bakal mendapatkan tantangan lebih besar musim depan, karena mereka harus bersaing dengan kemungkinan datangnya pemain-pemain anyar pada musim panas mendatang.



Chelsea memang tidak mendatangkan pemain baru pada bursa transfer Januari lalu. Tanda-tanda bakal ada perombakan besar terlihat. Ketika Chelsea mengamankan tanda tangan gelandang Ajax Amsterdam, Hakim Ziyech, senilai 33 juta poundsterling. Ziyech baru akan bergabung dengan The Blues pada musim panas mendatang.

Klub disinyalir bakal melakukan belanja besar-besaran untuk membentuk tim solid pada musim 2020/2021. Sebagai mantan pemain, Lampard mengetahui betul bagaimana besarnya tekanan menjadi pemain Chelsea. Sepanjang kariernya periode 2001-2014, pemilik klub Roman Abramovich menggelontorkan dana besar untuk memboyong para pemain besar yang sama dengan posisinya macam Tiago Mendes, Michael Essien, hingga Michael Ballack.

Tetapi, Lampard menjadikannya sebagai semangat untuk membuktikan kemampuannya sehingga tetap mendapatkan tempat di starting line up Chelsea. Lampard berharap para pemain mudanya memiliki pola pikir yang sama. “Akan ada lebih banyak kompetisi, ada kelompok yang lebih besar dan mungkin ada lebih banyak tuntutan fisik dari pada yang pernah ada. Para pemain muda perlu memahami, mereka adalah bagian dari tim. Mereka harus menunjukkan kualitasnya bila ingin tetap diandalkan,” ungkapnya dilansir dailymail.

Pernyataan Lampard diharapkan memotivasi pasukan mudanya untuk memberikan segenap kemampuan, terutama saat menjamu Manchester United (MU) di Stamford Bridge, dini hari nanti, dan selanjutnya Tottenham Hotspur, Sabtu (22/2).

Khusus melawan MU, ini merupakan momentum membalaskan kekalahan 0-4 pada pertemuan pertama di Old Trafford, Agustus lalu dan takluk 1-2 di babak 16 besar Piala Liga, Oktober lalu. Chelsea mengincar kemenangan pertamanya atas MU sejak Mei 2018. Total dari lima pertemuan terakhir disemua kompetisi, Chelsea mengemas dua imbang dan tiga kekalahan.

Kemenangan akan menjaga Chelsea yang saat ini berada di posisi keempat klasemen sementara dengan 41 poin. Mereka berjarak dua poin dari Sheffield United dan empat poin dari Tottenham Hotspur. Lampard menilai dua pertandingan berat merupakan ujian besar Chelsea yang berambisi ke Liga Champions pada musim depan.

Lampard akan menurunkan Tammy Abraham yang telah pulih dari masalah pergelangan kaki. Willian diandalkan bersama Mason Mount, Jorginho, dan N’Golo Kante di tengah. Dilema besar Lampard terjadi di sektor penjaga gawang. Dia harus memilih Kepa Arrizabalaga yang telah banyak dikritik dalam beberapa bulan terakhir atau Willy Caballero.

“Saya pikir para pemain harus tahu apa yang menjadi target tim. Jika Anda ingin finis di empat besar, kami dalam posisi yang baik. Kami harus sedikit cemas, menjalani latihan pun gelisah. Tetapi, para pemain menjadi tegang dan kompetitif. Dan Anda harus membawa itu ke pertandingan melawan MU,” kata Lampard.

Di kubu lawan, MU mengusung kebangkitan di Stamford Bridge. Tercatat The Red Devils gagal meraih kemenangan di tiga pertandingan terakhir Liga Primer (dua kalah, satu imbang). Akibatnya, Harry Maguire dkk tertinggal enam poin dari zona Liga Champions. Tetapi, jeda kompetisi musim dingin diharapkan membuat MU lebih segar. Spirit itu diperlihatkan skuad MU saat menjalani latihan di Marbella, Spanyol, sejak pekan lalu. Terlebih beberapa pemain, seperti Timothy Fonsu Mensah dan Scott Mc Tominay telah pulih dari cedera.

Odion Ighalo juga kemungkinan turut serta dalam skuad menghadapi Chelsea. Begitu juga dengan rekrutan asal Portugal, Bruno Fernandes, yang siap melakoni pertandingan keduanya bersama tim. Beberapa hal positif tersebut membuat pelatih Ole Gunnar Solskjaer yakin MU mampu membawa pulang kemenangan dan memperpendek jarak dengan zona Liga Champions.

“Kemenangan akan memberi kami jarak tiga poin dengan Chelsea, itulah yang harus kami tuju. Kami sudah melawan mereka dua kali musim ini dan tampil baik, tetapi Chelsea adalah tim bagus. Mereka bermain di kandang. Kami berusaha keras untuk memenangkan pertandingan,” kata Solskjaer. (Alimansyah)
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak