Meregalli Tekankan Tak Ada Raja di Tim Yamaha

loading...
Meregalli Tekankan Tak Ada Raja di Tim Yamaha
Manajer tim Yamaha, Massimo Maio Meregalli mengungkapkan pihaknya banyak menyia-nyiakan kesempatan emas lantaran gagal menghadirkan performa motor M1 yang sesuai keinginan Valentino Rossi serta Maverick Vinales pada ajang MotoGP musim ini / Foto: Yamaha
MADRID - Manajer tim Yamaha, Massimo 'Maio' Meregalli mengungkapkan pihaknya banyak menyia-nyiakan kesempatan emas lantaran gagal menghadirkan performa motor M1 yang sesuai keinginan Valentino Rossi serta Maverick Vinales pada ajang MotoGP musim ini. Padahal ini merupakan peluang yang bagus untuk membawa duo Yamaha keluar sebagai jawara ketika Marc Marquez masih sibuk dengan proses pemulihan cedera lengan kanannya.

Sejak Marquez absen pada balapan seri kedua hingga kelima, tak sedikit pembalap yang kurang bisa memanfaatkan ketidakhadiran The Baby Alien. Ini bukan hanya masalah performa motor saja, tetapi manajemen ban Michelin (ban baru) setidaknya memengaruhi performa sirkus MotoGP dalam berakselerasi. (Baca juga: Rossi Bikin Kekasihnya Teriak di dalam Mobil)

Penilaian itu bukan tanpa alasan, sebab ada empat pembalap berbeda yang sukses berdiri gagah di podium pertama dari lima balapan terakhir. Akankah tim Yamaha mampu mengubah keraguan itu ketika tampil pada dua seri di Misano?

Misano bisa dijadikan sebagai momentum untuk mengembalikan kepercayaan diri pembalap Yamaha, terutama Rossi. Ya, pembalap berjuluk The Doctor itu dinilai masih kurang konsisten pada ajang MotoGP musim ini. (Baca juga: Ban Michelin Bisa Patahkan Semua Prediksi Juara MotoGP 2020)



Tetapi di Misano, Rossi harus bisa kembali mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Apalagi akan ada 10 ribu penonton yang bakal memenuhi tribun.

"Katakanlah, dalam beberapa hal, kita semua menyia-nyiakan ketidakhadiran Marquez. Pasti beberapa mungkin menyukainya dan yang lain mungkin tidak menyukainya. Kita harus mencoba memanfaatkan mereka yang tidak ada di sana," tutur Meregalli pada DAZN, Minggu (6/9).

"Dalam olahraga kita mudah membuat rencana, tetapi pada akhirnya terlalu banyak faktor yang menentukan hasil. Saya pikir itu sulit untuk dibenarkan. Ini adalah campuran dari keadaan, sayangnya kami tidak dapat memanfaatkannya semaksimal mungkin," ungkap Meregalli.



Meregalli menggarisbawahi bahwa di tim Yamaha tidak ada namanya 'Raja'. Semua pembalap memiliki peluang yang sama untuk menjadi juara dunia, karenanya alangkah baiknya jika semuanya bisa memenangkan balapan.

"Tidak ada pembalap nomor satu di tim Yamaha. Saya berbicara untuk tim Monster Energy Yamaha dan alangkah baiknya jika kita semua menang. Tetapi jika kami tidak berhasil, yang terpenting adalah Yamaha menang," pungkas Meregalli.
(mirz)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top