Daftar 6 Atlet Israel yang Ditolak Masuk ke Indonesia
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 11:54 WIB
loading...
A
A
A
5. Yali Shoshani
Yali Shoshani, lahir 9 Oktober 2008, juga termasuk dalam jajaran atlet putri yang tengah naik daun di tim nasional Israel. Ia masih aktif berkompetisi di level junior dan dijadwalkan naik kelas ke tingkat senior tahun depan.
6. Lihie Raz
Lihie Raz lahir di Amerika Serikat pada 14 September 2003 dan memilih membela Israel di pentas internasional. Ia adalah peraih perunggu Kejuaraan Eropa 2020 di nomor lantai — medali pertama Israel di ajang tersebut.
Raz juga menjadi juara nasional Israel pada 2019 dan 2021, serta tampil di dua edisi Olimpiade, yakni Tokyo 2020 dan Paris 2024, di mana ia finis ke-31 di nomor all-around.
Pemerintah Indonesia, melalui Menko Bidang Hukum, HAM, dan Keimigrasian Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa keputusan penolakan visa tersebut bersifat final dan mencerminkan sikap politik luar negeri Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.
“Pemerintah tidak akan memberikan visa kepada atlet Israel yang ingin datang ke Jakarta untuk mengikuti kejuaraan dunia. Sikap ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Yusril, Kamis (9/10/2025).
Dengan kebijakan ini, kontingen Israel dipastikan absen dari Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta — ajang yang diikuti lebih dari 80 negara dan menjadi salah satu kualifikasi penting menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Yali Shoshani, lahir 9 Oktober 2008, juga termasuk dalam jajaran atlet putri yang tengah naik daun di tim nasional Israel. Ia masih aktif berkompetisi di level junior dan dijadwalkan naik kelas ke tingkat senior tahun depan.
6. Lihie Raz
Lihie Raz lahir di Amerika Serikat pada 14 September 2003 dan memilih membela Israel di pentas internasional. Ia adalah peraih perunggu Kejuaraan Eropa 2020 di nomor lantai — medali pertama Israel di ajang tersebut.
Raz juga menjadi juara nasional Israel pada 2019 dan 2021, serta tampil di dua edisi Olimpiade, yakni Tokyo 2020 dan Paris 2024, di mana ia finis ke-31 di nomor all-around.
Pemerintah Indonesia, melalui Menko Bidang Hukum, HAM, dan Keimigrasian Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa keputusan penolakan visa tersebut bersifat final dan mencerminkan sikap politik luar negeri Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.
“Pemerintah tidak akan memberikan visa kepada atlet Israel yang ingin datang ke Jakarta untuk mengikuti kejuaraan dunia. Sikap ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Yusril, Kamis (9/10/2025).
Dengan kebijakan ini, kontingen Israel dipastikan absen dari Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta — ajang yang diikuti lebih dari 80 negara dan menjadi salah satu kualifikasi penting menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
(sto)
Lihat Juga :