Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:30 WIB
loading...
A A A
Pengakuan terhadap kontribusi tersebut juga tercermin dalam capaian akademiknya. Dalam sidang terbuka promosi doktor Program Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Pasundan, ia dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude dan meraih IPK 3,88. Lebih dari itu, ia juga ditetapkan sebagai Wisudawan Terbaik Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Pasundan Tahun 2026 sekaligus tercatat sebagai lulusan ke-164 Program Doktor Ilmu Hukum Unpas.

Pada tahun 2026 ini, Universitas Pasundan meluluskan 1.072 wisudawan jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor. Dari jumlah tersebut, Pascasarjana Universitas Pasundan meluluskan 299 wisudawan yang terdiri atas 216 lulusan program magister dan 83 lulusan program doktor. Program Doktor Ilmu Hukum sendiri meluluskan 24 doktor baru.

Pascasarjana Universitas Pasundan juga menetapkan 19 Wisudawan Terbaik dari berbagai program sarjana, magister dan doktor. Bagi tingkat Doktoral, penilaian tidak hanya didasarkan pada IPK, tetapi juga mempertimbangkan produktivitas akademik, penelitian, publikasi ilmiah, karya buku, kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, serta aktivitas akademik lainnya. Dalam konteks itulah, kiprah akademik Wide Putra Ananda memperoleh pengakuan. Keberhasilannya tidak hanya terletak pada penyelesaian studi doktoral, tetapi juga pada upaya membangun ruang baru bagi perkembangan ilmu hukum di Indonesia. Ia berharap seluruh kerja akademik tersebut dapat menjadi langkah awal menuju lahirnya Undang-Undang Profesi Atlet.

"Harapan saya, ini menjadi naskah akademis sebagai awal untuk penyusunan undang-undang. Akan dilanjutkan ke kajian lebih dalam sebelum diajukan ke RUU. Saya ingin atlet di Indonesia memiliki perlindungan hukum yang diawali dengan UU Profesi Atlet yang menegaskan bahwa atlet adalah profesi," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Pasundan yang memberikan ruang bagi penelitian yang lahir dari kegelisahan akademik. "Pascasarjana Unpas ini sangat luar biasa karena tidak semua kampus mau menerima topik disertasi saya. Unpas menerima dan mendukung hingga saya bisa lulus. Menurut saya, Unpas sangat terbuka terhadap berbagai penelitian sehingga siapa pun yang memiliki kegelisahan akademik dapat menelitinya di kampus ini," ujarnya.

Pada akhirnya, kontribusi terbesar dari karya tersebut mungkin bukan hanya usulan pembentukan Undang-Undang Profesi Atlet. Yang lebih penting adalah lahirnya kesadaran bahwa olahraga Indonesia membutuhkan fondasi keilmuan yang sama kuatnya dengan ambisi prestasinya. Sebab stadion dapat dibangun, kompetisi dapat diperbanyak, dan target medali dapat terus ditingkatkan. Namun, tanpa fondasi hukum yang kokoh, pembangunan olahraga akan selalu menyisakan celah yang sama. Dari kampus itulah sebuah upaya besar mulai dirintis, membangun Hukum Olahraga Indonesia sebagai disiplin ilmu yang mampu melindungi atlet, memperkuat tata kelola olahraga, dan menjadi bagian dari masa depan olahraga nasional yang lebih berkeadilan.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Aidan Heslop Rajai Red...
Aidan Heslop Rajai Red Bull Cliff Diving 2026 di Broken Beach
Cetak Sejarah, Jakarta...
Cetak Sejarah, Jakarta Pro Cycling Team Kuasai Tour de Algerie 2026
Oceanman Bali 2026 Siap...
Oceanman Bali 2026 Siap Digelar: Diikuti 900 Perenang dari 27 Negara
DBL Super Teacher: Apresiasi...
DBL Super Teacher: Apresiasi untuk Guru di Balik Layar Prestasi
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Ini Menu Sarapan Terbaik...
Ini Menu Sarapan Terbaik sebelum Olahraga, Pisang dan Ubi Cilembu Juaranya
Special Bola
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Swiss vs Bosnia-Herzegovina di Piala Dunia 2026: Berebut Kemenangan Usai Hasil Imbang
Roberto Martinez: Tak...
Bola Dunia
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Ganti Cristiano Ronaldo di Laga Timnas Portugal vs Kongo!
Timnas Portugal Sengaja...
Bola Dunia
Timnas Portugal Sengaja Imbang Lawan Kongo agar Tak Bertemu Argentina di Perempatfinal Piala Dunia 2026?
Rekomendasi
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Berita Terkini
Rahasia Emblem Emas...
Rahasia Emblem Emas Harry Kane di Jersey Piala Dunia 2026
YouTuber Korea Korban...
YouTuber Korea Korban Rasis Dapat Undangan Istimewa FIFA
Roberto Martinez: Tak...
Roberto Martinez: Tak Masuk Akal Tarik Ronaldo saat Portugal Butuh Gol
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
Kisah Yoane Wissa: Hampir...
Kisah Yoane Wissa: Hampir Buta dan Gol Bersejarah di Piala Dunia 2026
Kolombia Susah Payah...
Kolombia Susah Payah Tumbangkan Uzbekistan
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved