Positif Covid-19, Prancis Terbuka Pulangkan Lima Petenis

loading...
Positif Covid-19, Prancis Terbuka Pulangkan Lima Petenis
Foto/dok
JAKARTA - Federasi Tenis Prancis (FFT) mengumumkan lima petenis terpaksa dicoret dari babak kualifikasi Prancis Terbuka 2020 akibat penularan virus corona. Meski begitu, FFT tak menyebut siapa nama-nama petenis yang dipulangkan.

Berdasarkan laporan sejumlah media, deret petenis yang disebut-sebut dipulangkan akibat Covid-19, yakni Damir Dzumhur, Denis Istomin, Ernesto Escobedo, Pedka Kristin, dan Bernabe Zapata. Sampai saat ini, FFT belum mengeluarkan hasil tes Covid-19 yang menunjukkan hasil positif. (Baca: Inilah Nasib Orang yang Bakhil)

Pencoretan Zapata dan Kristin sebenarnya bisa dipahami setelah pelatih mereka positif terinfeksi virus corona. Tapi, masih belum jelas apakah skenario yang sama juga diterapkan kepada Istomin dan Escobedo.

Sementara Dzumhur dikonfirmasi telah dikeluarkan dari undian pertandingan Prancis Terbuka musim ini setelah pelatihnya juga positif Covid-19. Namun, petenis peringkat 114 dunia itu masih mempertanyakan hasil tersebut. Dia merasa mungkin saja hasil tes tersebut salah. Tapi, pelatihnya itu tidak diberikan pilihan untuk melakukan tes kedua demi mendapatkan hasil yang akurat.



“Sayangnya, pelatih saya, Peter Popovic, mendapatkan hasil tes positif Covid-19. Itulah mengapa saya tidak bisa bertanding di Prancis Terbuka dan saya tidak mendapatkan peluang untuk berkompetisi. Saya merasa kecewa, tapi saya tidak bisa mengubah pemikiran saya dan saya harus terus melangkah,” tulis Dzumhur, di akun media sosialnya, dilansir timeofindia. (Baca juga: Penting Buat Orangtua, Kenali Gejala Kanker Pada Anak)

Kritikan Dzumhur terhadap proses tes juga disuarakan petenis lain. Sport Klub telah mengutip beberapa pernyataan petenis lain yang meminta namanya tak ditulis menyebutkan jika komunikasi di Roland Garros, Paris, tidak begitu baik.

“Prosedurnya lamban, komunikasinya tidak lancar, ada begitu banyak penantian. Di hotel juga, para pelayan tidak mengenakan masker, meja-mejanya tidak dibersihkan secara berkala,” ungkap petenis tersebut kepada Sport Klub.



Surat kabar Spanyol Marca mengklaim bahwa setidaknya ada 15 kasus positif Covid-19 di Roland Garros, termasuk di nomor putri, meski belum ada informasi lebih lanjut tentang petenis putri yang terlibat.

Bahkan, setelah artikel tersebut dirilis, FFT merilis pernyataan yang mengonfirmasi bahwa ada dua petenis yang positif korona dan ada tiga petenis yang melakukan kontak langsung dengan pelatih yang positif Covid-19. (Lihat videonya: Banjir Bandang Terjang Cicurug, Sukabumi)

“Direktur turnamen di Roland Garros mengonfirmasi kelima petenis tidak akan berkompetisi di babak kualifikasi dan akan mengisolasi diri selama tujuh hari. Total, ada 900 tes yang telah dijalankan,” ungkap pihak Prancis Terbuka. (Raikhul Amar)
(ysw)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top