Simalakama Liga 1: Ditangguhkan Jadi Beban Klub, Dilanjutkan Jadi Klaster

Rabu, 30 September 2020 - 13:35 WIB
loading...
Simalakama Liga 1: Ditangguhkan...
Ketua PSSI Mochammad Iriawan. Foto/PSSI
A A A
JAKARTA - Penundaan Liga 1 dan Liga 2 ibarat buah simalakama. Penangguhan di tengah pandemi virus corona memang bisa meminimalisasi potensi munculnya klaster sepak bola. Namun di sisi lain, beban finansial klub bertambah berat di tengah minimnya pemasukan.

Kompetisi Liga 1 sejatinya akan kembali digulirkan besok di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta. Laga PSS Sleman versus Persik Kediri dijadwalkan akan menjadi pertandingan pembuka pascakompetisi ditangguhkan sejak pertengahan Maret lalu akibat pandemi virus corona. (Baca: Penyebab Rezeki Tidak Lancar dan Penawarnya)

Namun, pernyataan Polri yang tidak menerbitkan izin keramaian termasuk kompetisi sepak bola mengubah skenario awal. PSSI lantas memutuskan menunda Liga 1 dan Liga 2 hingga situasi kesehatan dinilai sudah memungkinkan.

PSSI menyatakan, penundaan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memprioritaskan keamanan, keselamatan dan kesehatan pemain serta ofisial. Apalagi, sejumlah pemain sudah terkonfirmasi terinfeksi virus corona sebelum kompetisi bergulir.

Namun, di sisi lain, penundaan ini secara finansial merugikan tim kontestan terutama yang berasal dari luar Pulau Jawa. Pasalnya, Liga 1 rencananya hanya akan digulirkan di Jawa dan seluruh tim sudah memilih homebase masing-masing.

Mulai dari transportasi hingga akomodasi pemain serta ofisial yang nilainya tidak sedikit. Status tim musafir membuat manajemen terpaksa merogoh kocek dalam-dalam. Borneo FC misalnya yang sudah melakukan persiapan menghadapi kelanjutan kompetisi Liga 1 dalam 1 bulan terakhir.

Tim berjuluk Pesut Etam itu sudah memilih Yogyakarta sebagai homebase untuk mengarungi sisa Liga 1. Bahkan, pemain dan ofisial tim berjumlah 46 orang sudah dijadwalkan bertolak dari Samarinda hari ini. (Baca juga: Kemendikbud: Aplikasi untuk Paket Kuota Belajar Akan Ditambah)

“Mereka tidak memikirkan klub. Kemarin klub diberi harapan jika kompetisi digulirkan dan kita menyiapkan semuanya. Agar di tengah kondisi ini tim masih bisa berprestasi, tapi sekarang harus ditunda lagi harapan itu,” tegas Manajer Borneo FC Samarinda Farid dilansir laman klub kemarin.

Dia menjelaskan, Borneo FC sangat memahami risiko menggelar kompetisi di tengah pandemi yang tidak kunjung terkendali. Namun, jaminan jika kompetisi akan bergulir pada 1 Oktober membuat manajemen memutuskan kembali mengumpulkan pemain dengan pengawasan kesehatan yang dilakukan secara ketat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asprov PSSI Banyak Dipimpin...
Asprov PSSI Banyak Dipimpin Plt Ketua, Tata Kelola Federasi Dipertanyakan
Persib Juara Super League...
Persib Juara Super League 2025-2026 usai Imbang Lawan Persijap
Persipura Dihukum Tanpa...
Persipura Dihukum Tanpa Penonton selama Satu Musim, Ini Respons Mutiara Hitam
Tren Olahraga Indonesia...
Tren Olahraga Indonesia Meningkat, Se’Indonesia Gandeng Dua Raksasa Super League
Profil Garudayaksa FC,...
Profil Garudayaksa FC, Klub Bentukan Prabowo Subianto yang Langsung Promosi ke Super League
Wajah Sepak Bola Nasional:...
Wajah Sepak Bola Nasional: Persija Terusir dari Jakarta, Pemain PSBS Biak Menjerit Gaji 4 Bulan Belum Dibayar
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Persib Juara Super League,...
Persib Juara Super League, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Fly Over Pasopati
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Special Bola
Hasil Piala Dunia 2026:...
Bola Dunia
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Argentina Menang 3-1 atas Yordania, Austria Tahan Aljazair 3-3!
Hasil Piala Dunia 2026:...
Bola Dunia
Hasil Piala Dunia 2026: Kongo Menang 3-1 vs Uzbekistan, Korsel Tersingkir!
Timnas Portugal Disebut...
Bola Dunia
Timnas Portugal Disebut Enggan Menang Lawan Kolombia agar Masuk Bracket Mudah di Fase Gugur Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Berita Terkini
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Sempat Dilarang di Qatar...
Sempat Dilarang di Qatar 2022, Kenapa FIFA Izinkan Bendera LGBT Masuk Stadion Piala Dunia 2026?
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Infografis
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved