UEFA Nation Leugue 2020/2021, Tim Unggulan Mulai Terganggu
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga dianggap sebagai salah satu faktor penyebab jebloknya Manchester United (MU), terutama saat kalah 1-6 dari Tottenham Hotspur (4/10). Banyak yang menganggap Maguire mengalami masalah psikologis sehingga membutuhkan rehat dari pertandingan. Namun, Pelatih Gareth Southgate mengatakan mantan bek Leicester City tersebut adalah pribadi yang kuat dan selalu ingin tampil di lapangan sehingga tidak perlu dikhawatirkan.
Southgate tidak terlalu memusingkan kekalahan pertama Inggris dalam 12 bulan terakhir. Dia justru memfokus pada kartu merah Maguire dan Reece James (90+4). Itu merupakan pertama kalinya dalam sejarah, dua pemain Inggris mendapatkan kartu merah dalam satu pertandingan.
Southgate meminta para pemainnya untuk belajar menjaga emosional. Dia menilai jika itu terjadi di turnamen penting seperti Piala Eropa tahun depan, maka Inggris bakal kesulitan, dan bahkan bisa tersingkir lebih cepat. Pelatih berusia 50 tahun tersebut menilai kemampuan teknis tidak akan lengkap tanpa memiliki kemampuan menjaga emosional.
Perbaikan bakal dilakukan Southgate, sebelum bersua Belgia pada lanjutan Nations League, 16 November mendatang. “Pertanyaan mengenai disiplin adalah pertanyaan jelas yang akan kami tanyakan karena kami telah menempatkan diri kami pada posisi yang tidak perlu di luar lapangan. Kami harus belajar darinya karena secara historis, jika bermain 10 orang dalam sebuah turnamen, Anda tersingkir,” kata Southgate. (Lihat videonya: Satukan Tekad untuk Memenangkan Perang Melawan Covid-19)
Hasil berbeda diraih unggulan Grup A3, Portugal dan Prancis. Keduanya tetap tancap gas. Portugal yang tanpa Cristiano Ronaldo (CR7) menang 3-0 atas Swedia, Kamis (15/10). Tiga gol A Selecao das Quinas masing-masing disumbangkan Bernardo Silva (21) dan Diogo Jota (44,72). Adapun Prancis mengalahkan Kroasia 2-1 melalui dua gol Antoine Griezmann (8) dan Kylian Mbappe (79). Portugal dan Prancis kini sama-sama mengoleksi 10 poin. (Alimansyah)
Southgate tidak terlalu memusingkan kekalahan pertama Inggris dalam 12 bulan terakhir. Dia justru memfokus pada kartu merah Maguire dan Reece James (90+4). Itu merupakan pertama kalinya dalam sejarah, dua pemain Inggris mendapatkan kartu merah dalam satu pertandingan.
Southgate meminta para pemainnya untuk belajar menjaga emosional. Dia menilai jika itu terjadi di turnamen penting seperti Piala Eropa tahun depan, maka Inggris bakal kesulitan, dan bahkan bisa tersingkir lebih cepat. Pelatih berusia 50 tahun tersebut menilai kemampuan teknis tidak akan lengkap tanpa memiliki kemampuan menjaga emosional.
Perbaikan bakal dilakukan Southgate, sebelum bersua Belgia pada lanjutan Nations League, 16 November mendatang. “Pertanyaan mengenai disiplin adalah pertanyaan jelas yang akan kami tanyakan karena kami telah menempatkan diri kami pada posisi yang tidak perlu di luar lapangan. Kami harus belajar darinya karena secara historis, jika bermain 10 orang dalam sebuah turnamen, Anda tersingkir,” kata Southgate. (Lihat videonya: Satukan Tekad untuk Memenangkan Perang Melawan Covid-19)
Hasil berbeda diraih unggulan Grup A3, Portugal dan Prancis. Keduanya tetap tancap gas. Portugal yang tanpa Cristiano Ronaldo (CR7) menang 3-0 atas Swedia, Kamis (15/10). Tiga gol A Selecao das Quinas masing-masing disumbangkan Bernardo Silva (21) dan Diogo Jota (44,72). Adapun Prancis mengalahkan Kroasia 2-1 melalui dua gol Antoine Griezmann (8) dan Kylian Mbappe (79). Portugal dan Prancis kini sama-sama mengoleksi 10 poin. (Alimansyah)
(ysw)
Lihat Juga :