Jelang Chelsea vs Sevilla: Belajar dari Pembantaian Bayern
Selasa, 20 Oktober 2020 - 05:05 WIB
loading...
Chelsea mendapat tantangan sulit dari Sevilla pada laga pembuka Grup E Liga Champions 2020/2021, Rabu (21/10/2020) dini hari WIB/Foto/Twitter
A
A
A
LONDON - Chelsea mendapat tantangan sulit pada laga pembuka Grup E Liga Champions 2020/2021 di Stamford Bridge, Selasa (20/10/2020) malam waktu lokal atau Rabu (21/10/2020) dini hari WIB. The Blues menjamu juara Liga Eropa musim lalu Sevilla .
Setelah menghabiskan 220 juta pounds (Rp4,1 triliun) selama jendela transfer baru-baru ini, The Blues hanya memenangkan dua dari lima pertandingan pembukaan Liga Primer 2020/2021 dan terlempar di urutan ketujuh klasemen. The Blues kebobolan sembilan gol dalam lima pertandingan Liga Primer musim ini dan telah tersingkir dari Piala Liga Inggris. (Baca juga: Martinez Ingin Inter Optimis Bisa Kuasai Lagi Liga Champions ).
Menghadapi Sevilla, Pelatih Chelsea Frank Lampard berharap skuat muda Chelsea belajar dari kampanye Liga Champions musim lalu. Sekembalinya mereka ke kompetisi klub elit Eropa pada musim 2019/2020, Chelsea finis kedua setelah Valencia di babak penyisihan grup sebelum kalah agregat 1-7 dari Bayern Muenchen di 16 besar. (Baca juga: Inzaghi: Benevento Layak Mendapatkan Lebih Saat Bentrok Roma ).
"Ini adalah platform yang bagus untuk belajar karena Anda bermain melawan yang terbaik, kami bermain melawan tim terbaik di Bayern Muenchen dan itu menunjukkan kepada Anda level kualitas," kata Lampard.
"Kami adalah tim muda tahun lalu, bekerja keras untuk berkembang, dan permainan Bayern adalah penanda yang bagus bagi para pemain muda di skuat untuk menyadari level yang perlu dicapai." (Baca juga: Rooney Geram Disambangi Teman Positif Covid-19 ).
Setelah menghabiskan 220 juta pounds (Rp4,1 triliun) selama jendela transfer baru-baru ini, The Blues hanya memenangkan dua dari lima pertandingan pembukaan Liga Primer 2020/2021 dan terlempar di urutan ketujuh klasemen. The Blues kebobolan sembilan gol dalam lima pertandingan Liga Primer musim ini dan telah tersingkir dari Piala Liga Inggris. (Baca juga: Martinez Ingin Inter Optimis Bisa Kuasai Lagi Liga Champions ).
Menghadapi Sevilla, Pelatih Chelsea Frank Lampard berharap skuat muda Chelsea belajar dari kampanye Liga Champions musim lalu. Sekembalinya mereka ke kompetisi klub elit Eropa pada musim 2019/2020, Chelsea finis kedua setelah Valencia di babak penyisihan grup sebelum kalah agregat 1-7 dari Bayern Muenchen di 16 besar. (Baca juga: Inzaghi: Benevento Layak Mendapatkan Lebih Saat Bentrok Roma ).
"Ini adalah platform yang bagus untuk belajar karena Anda bermain melawan yang terbaik, kami bermain melawan tim terbaik di Bayern Muenchen dan itu menunjukkan kepada Anda level kualitas," kata Lampard.
"Kami adalah tim muda tahun lalu, bekerja keras untuk berkembang, dan permainan Bayern adalah penanda yang bagus bagi para pemain muda di skuat untuk menyadari level yang perlu dicapai." (Baca juga: Rooney Geram Disambangi Teman Positif Covid-19 ).
Lihat Juga :