Jadi Juara Tanpa Pernah Meraih Kemenangan, Mir Melawan Sejarah
Selasa, 20 Oktober 2020 - 13:35 WIB
loading...
Joan Mir. Foto/MotoGP
A
A
A
ARAGON - Dalam sejarah MotoGP, belum ada pembalap sukses menjadi juara dunia tanpa meraih satu pun kemenangan sepanjang musim. Namun, catatan tersebut bisa saja dipatahkan oleh rider Suzuki Ecstar Joan Mir, tahun ini.
![Jadi Juara Tanpa Pernah Meraih Kemenangan, Mir Melawan Sejarah]()
Ya, Mir saat ini mulai diperhitungkan sebagai kandidat kuat peraih gelar juara dunia MotoGP 2020. Rider asal Spanyol itu berhasil menyodok ke posisi teratas klasemen pembalap sementara setelah mengamankan podium ketiga di GP Aragon, akhir pekan lalu. (Baca: Agar Doa Cepat Dikabulkan, Perhatikan Tiga Hal Ini)
Pembalap berusia 23 tahun tersebut telah mengumpulkan 121 poin atau unggul enam angka dari pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo yang di luar dugaan hanya mampu finis di posisi ke-18 di Aragon. Meski memimpin di klasemen, Mir mengaku tidak terlalu puas dengan kondisi tersebut.
“Yang saya cari saat ini adalah kemenangan. Jadi, saya tidak akan mengubah mentalitas dalam balapan dan akan coba terus memburu kemenangan meski punya keunggulan poin. Jika sudah berhasil, barulah saya akan mulai memikirkan gelar dunia,” kata Mir, dilansir Crash.
Meski belum pernah menang, performa Mir terbilang cukup konsisten. Dari tujuh balapan terakhir, dia berhasil lima kali naik podium. Rider bernama lengkap Joan Mir Mayrata itu mengatakan bahwa konsisten kompetitif adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan di MotoGP . Namun, dia senang bisa melakukannya hingga bisa memimpin klasemen dengan empat balapan tersisa.

Ya, Mir saat ini mulai diperhitungkan sebagai kandidat kuat peraih gelar juara dunia MotoGP 2020. Rider asal Spanyol itu berhasil menyodok ke posisi teratas klasemen pembalap sementara setelah mengamankan podium ketiga di GP Aragon, akhir pekan lalu. (Baca: Agar Doa Cepat Dikabulkan, Perhatikan Tiga Hal Ini)
Pembalap berusia 23 tahun tersebut telah mengumpulkan 121 poin atau unggul enam angka dari pembalap Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo yang di luar dugaan hanya mampu finis di posisi ke-18 di Aragon. Meski memimpin di klasemen, Mir mengaku tidak terlalu puas dengan kondisi tersebut.
“Yang saya cari saat ini adalah kemenangan. Jadi, saya tidak akan mengubah mentalitas dalam balapan dan akan coba terus memburu kemenangan meski punya keunggulan poin. Jika sudah berhasil, barulah saya akan mulai memikirkan gelar dunia,” kata Mir, dilansir Crash.
Meski belum pernah menang, performa Mir terbilang cukup konsisten. Dari tujuh balapan terakhir, dia berhasil lima kali naik podium. Rider bernama lengkap Joan Mir Mayrata itu mengatakan bahwa konsisten kompetitif adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan di MotoGP . Namun, dia senang bisa melakukannya hingga bisa memimpin klasemen dengan empat balapan tersisa.
Lihat Juga :