Ternyata Kerjasama Juventus dan Sarri Baru Berakhir, Kok Bisa?

loading...
Ternyata Kerjasama Juventus dan Sarri Baru Berakhir, Kok Bisa?
Maurizio Sarri saat masih bersama Juventus./foto/gmsrp

TURIN - Usaha Juventus terlepas dari Maurizio Sarri secara permanen mulai membuahkan hasil. Dilaporkan, pelatih 61 tahun tersebut telah setuju untuk mengakhiri kontraknya dengan La Vecchia Signora dengan persetujuan bersama. Juventus sendiri sebenarnya sudah memilikipelatih baru Andrea Pirlo.

Sarri telah dipecat Juve pada Agustus, meski memenangkan Scudetto 2019/20, dan masih terikat kontrak dengan klub. Awalnya, Sarri menolak bernegosiasi keluar dari klub dengan persetujuan bersama. Hal itu, memaksa Juve untuk terus membayar gajinya. Tetapi, menurut Tuttosport dan Sky Sport Italia, sudah ada terobosan sekarang dan hari ini pemutusan hubungan kerja Sarri dengan Juve bisa dilakukan secara resmi.

Sarri diyakini akan diberi 6 juta euro yang menjadi haknya untuk musim 2020/21, tetapi membatalkan opsi musim ketiga senilai 2,5 juta euro. Bila semua urusan dengan Juve selesai, maka Sarri bebas mengambil pekerjaan lain dan kebetulan AC Fiorentina tertarik merekrutnya. Petinggi La Viola dikabarkan mempertimbangkan masa depan pelatih Giuseppe Lachini yang kinerjanya kurang memuaskan.

Baca Juga: Barcelona Harusnya Bisa Cetak Delapan Gol ke Gawang Juventus, Cetus Capello



Dalam empat pertandingan terakhir Seri A, Fiorentina hanya meraih satu kemenangan dan tercecer di posisi ke-10 klasemen sementara (tujuh poin). Dengan segala pengalamannya, Sarri dianggap menjadi pengganti Lachini yang ideal. Terlebih ikatan emosional Sarri begitu kuat karena pernah menghabiskan masa kecilnya di dekat kota Florence. Sinyalemen itu diperlihatkan Presiden Fiorentina Rocco Commisso.

Meski Lachini sukses membawa tim meraiih dua kemenangan beruntun 3-2 atas Udinese (26/10) dan 2-1 atas Padova di Coppa Italia (28/10), Sebelumnya, Commisso secara terbuka mengkritik permainan La Viola saat kalah 1-2 dari Sampdoria (3/10) dan ditahan 2-2 oleh Spezia (18/10). “Kami melakukannya dengan baik, Tapi saya tidak suka dengan performa Fiorentina di pertandingan melawan Sampdoria dan Spezia dan karena itu kami bisa bermain lebih baik,” terang Commisso dilansir football-italia.net.
(ruf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top