Lewat Turnamen, KONI Rintis Pembinaan Berjenjang Atlet Esports
Jum'at, 06 November 2020 - 19:53 WIB
loading...
A
A
A
Peserta yang bertanding akan memperebutkan hadiah total sebesar Rp200 juta. Total peserta yang ditarget berpartisipasi minimal 864 tim komunitas yang dibagi menjadi dua wilayah yakni 432 tim dari wilayah barat dan 432 tim dari wilayah timur.
Enam tim komunitas yang nantinya lolos dari babak penyisihan kemudian akan bertemu dengan enam tim profesional Free Fire di Indonesia. Keenam tim tersebut adalah Evos Esports, RRQ Hades, ONIC Olympus, First Raiders Bravo, Aura Esports, serta LYNXNIHBOSS.
Baca juga : Kalender MotoGP 2021 Dirilis, GP Mandalika Hanya Cadangan
Tim profesional ini dipilih berdasarkan tim pro teratas di papan klasemen FFIM (Free Fire Indonesia Masters) Fall 2020, dan akan diundang berdasarkan urutan klasemen dari atas.
“Salah satu tujuan dibentuknya klub/organisasi tim esports adalah untuk mencetak atlet esports dan profesional yang dapat menjadi mata pencaharian dan mengharumkan nama bangsa dalam kompetisi internasional,” ujar Kepala Bidang Atlet Prestasi dan IT PB Esports Indonesia Ricky Setiawan.
Enam tim komunitas yang nantinya lolos dari babak penyisihan kemudian akan bertemu dengan enam tim profesional Free Fire di Indonesia. Keenam tim tersebut adalah Evos Esports, RRQ Hades, ONIC Olympus, First Raiders Bravo, Aura Esports, serta LYNXNIHBOSS.
Baca juga : Kalender MotoGP 2021 Dirilis, GP Mandalika Hanya Cadangan
Tim profesional ini dipilih berdasarkan tim pro teratas di papan klasemen FFIM (Free Fire Indonesia Masters) Fall 2020, dan akan diundang berdasarkan urutan klasemen dari atas.
“Salah satu tujuan dibentuknya klub/organisasi tim esports adalah untuk mencetak atlet esports dan profesional yang dapat menjadi mata pencaharian dan mengharumkan nama bangsa dalam kompetisi internasional,” ujar Kepala Bidang Atlet Prestasi dan IT PB Esports Indonesia Ricky Setiawan.
Lihat Juga :