Menang Usai Tertinggal 0-2, Lukaku Ingatkan Inter Milan Masih Bukan Tim Besar

loading...
Menang Usai Tertinggal 0-2, Lukaku Ingatkan Inter Milan Masih Bukan Tim Besar
Inter Milan melakukan comeback saat menjamu Torino pada lanjutan Serie A. Namun, Romelu Lukaku menilai I Nerazzurri masih belum bisa dianggap tim besar. Foto: livescore
MILAN - Inter Milan melakukan comeback spektakuler saat menjamu Torino di Giuseppe Meazza pada lanjutan Serie A musim 2020/2021. Berkat bantuan Romelu Lukaku, kemenangan 4-2 bisa diraih setelah tertinggal 0-2. Namun, I Nerazzurri masih belum bisa dianggap tim besar.

(Baca Juga: AS Roma Panaskan Persaingan Perburuan Gelar Serie A, Inter Lakukan Comeback Spektakuler)

Lukaku bisa mencegah Inter dari rasa malu pada laga kandang itu. Dia menjadi pahlawan lantaran terlibat dalam semua gol tuan rumah, yakni menyumbang dua gol dan dua assist. Penyerang asal Belgia itu membantu Alexis Sanchez dan Lautaro Martinez mengoyak gawang Torino.

Mantan penyerang Manchester United (MU) itu juga dua kali mencetak gol pada menit ke-67 dan ke-84 dari titik putih. Berkat jasa Lukaku, Inter bisa menyudahi periode buruk dimana sempat melewati tujuh pertandingan beruntun disemua kompetisi tanpa kemenangan.



Meski demikian, Lukaku masih kurang puas dengan hasil ini. Sebab, Inter sempat kesulitan di awal pertandingan. “Sejujurnya, kami belum bisa disebut tim besar. Tidak bagus mengalami kesulitan seperti yang kami alami pada 60 menit pertama, dimana kami bermain sangat buruk,” ucapnya.

“Kami bermain tanpa rasa marah, tanpa hasrat untuk menang. Kami baru terbangun kemudian (setelah tertinggal 0-2. Tapi, yang terpenting kami bisa (mencetak gol balasan dan) mendapatkan tiga poin,” lanjutnya, dilansir skysport.

Meski membantu Inter membalik keadaan dalam 30 menit sebelum laga usai, Lukaku tidak merasa sebagai pemimpin di lapangan. Sebab, misi utamanya hanyalah tampil sebaik mungkin setiap kali dimainkan.



“Bukan. Saya hanyalah pemain yang ingin membantu rekan setimnya. Saya tidak suka ketika orang menyebut saya seorang pemimpin. Kami punya banyak pemain penting yang sudah bermain disini untuk waktu yang lama,” katanya.

(Baca Juga: Gol Kilat Dominic Calvert-Lewin Warnai Kemenangan Everton atas Fulham)

“Saya pemain yang baru berusia 25 tahun dan kebetulan bermain disini (Inter Milan). Saya hanya ingin tampil sebaik mungkin. Semoga saja kami bisa memenangkan sesuatu. Tapi, kami harus melakukan lebih karena pada laga ini kami tidak menampilkan permainan bagus,” pungkasnya.
(mirz)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top