Ditahan Imbang Brighton & Hove Albion, Henderson: Rasanya seperti Dua Poin Dicuri

loading...
Ditahan Imbang Brighton & Hove Albion, Henderson: Rasanya seperti Dua Poin Dicuri
Penalti Pascal Gro menggagalkan upaya Liverpool meraih tiga poin setelah bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Brighton & Hove Albion di Stadion Amex, Sabtu (28/11/2020) malam WIB / Foto: Optajoe
BRIGHTON - Cara Liverpool menduduki puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris 2020/2021 meninggalkan cerita yang kurang begitu mengesankan setelah mereka bermain imbang 1-1 melawan Brighton & Hove Albion di Stadion Amex, Sabtu (28/11/2020) malam WIB. Ini disebabkan lantaran VAR yang dinilai berat sebelah dalam membuat keputusan.

Berkaca pada rekor pertemuan, Liverpool sebenarnya punya catatan manis selama berhadapan melawan Brighton & Hove Albion, dengan belum terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir. Perhitungan gol Si Merah juga bikin melongo di mana pasukan Juergen Klopp mampu membukukan 27 gol dan hanya kebobolan tujuh saja.

Statisik tersebut setidaknya membuat pemain Liverpool pede menghadapi laga ini. Tapi kenyataannya berbeda. Liverpool harus menguras tenaganya untuk mencetak gol dan itu baru tercipta di menit 60 melalui Diogo Jota. (Baca juga: Liverpool Kembali ke Puncak Klasemen Usai Ditahan Imbang Brighton )

Jota telah mencetak sembilan gol dalam 14 penampilan untuk Liverpool di semua kompetisi, termasuk delapan gol dalam delapan pertandingan terakhirnya. Memasuki menit 70, mesin gol Liverpool sepertinya soak.



Pasalnya, Liverpool gagal menghasilkan satu tembakan pun dalam 20 menit terakhir melawan Brighton. Sementara tuan rumah menghasilkan lima kali, termasuk mencetak gol penyeimbang di menit akhir lewat titik putih lewat aksi Pascal GroƟ. (Baca juga: Jelang Napoli vs Roma, Legenda Klub Kenang Masa Kejayaan )

"Itu milik kita. Seharusnya tiga poin, menurutku. Saya sudah melihat tayangan ulangnya. Siapa yang akan senang? Ini bukan pena. Rasanya seperti kita berdiri di sini setiap minggu dan mendiskusikan insiden. Saya tidak ingin mendapat masalah, tapi bagi saya itu bukan penalti," kata Jordan Henderson pasca pertandingan seperti dikutip dari BT Sports.

"Danny Welbeck mengatakan kepada saya itu bukan penalti. Ada empat atau lima dari mereka yang merasa itu bukan penalti. Untuk membatalkannya, itu harus jelas dan jelas. Apakah itu penalti yang jelas dan jelas, untuk buka layar dan balikkan. Jelas para wasit lebih tahu dari kami, tapi saya pikir para pemain hari ini brilian dan pantas mendapatkan tiga poin."



"Kamu lebih suka dikalahkan dua atau tiga daripada berakhir seperti itu. Rasanya seperti dua poin diambil dari kita," pungkas Henderson.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top