Jadwal Belum Jelas, Petenis Ancam Lewatkan Australia Terbuka
Selasa, 01 Desember 2020 - 15:29 WIB
loading...
Ketidakpastian jadwal Australia Terbuka 2021 ternyata membuat sebagian petenis mulai gerah. Mereka mulai memikirkan opsi membatalkan partisipasi pada turnamen pembuka musim tersebut. Foto/dok
A
A
A
WOLLERAU - Ketidakpastian jadwal Australia Terbuka 2021 ternyata membuat sebagian petenis mulai gerah. Mereka mulai memikirkan opsi membatalkan partisipasi pada turnamen pembuka musim tersebut. Salah satunya petenis asal Swiss Belinda Bencic .
Australia Terbuka 2020 yang diagendakan mulai berlangsung 18 Januari, dipastikan tidak akan sesuai jadwal. Sebab, panitia penyelenggara sempat menyatakan turnamen akan diundur satu atau dua minggu dari jadwal yang ditentukan. Bahkan rumor yang merebak bahwa 1 Februari mungkin akan menjadi tanggal dimulainya Australia Terbuka 2021. (Baca: Ogah Dijual, Sami Khedira Ngotot Bertahan di Juventus)
Namun, belum ada konfirmasi resmi dari pihak penyelenggara. Pihak pemerintah Victoria, negara bagian tempat digelarnya Grand Slam pertama pada musim 2021, diberitakan masih melakukan pembicaraan dengan otoritas Tennis Australia (TA), pihak ATP, maupun WTA dengan harapan bisa menegaskan protokol karantina.
(BACA JUGA : Menyerah Kalah, Dillian Whyte Kecam Mike Tyson Baru Pengecut! )
Pemerintah Victoria menegaskan tidak akan mengizinkan para petenis untuk berlatih selama karantina yang berlangsung dua pekan. Tetapi, media Australia mengklaim ada harapan jika pihak pemerintah mungkin pada akhirnya akan menyepakati beberapa hal, termasuk menginzinkan para petenis untuk berlatih meski tengah melakukan karantina.
Australia Terbuka 2020 yang diagendakan mulai berlangsung 18 Januari, dipastikan tidak akan sesuai jadwal. Sebab, panitia penyelenggara sempat menyatakan turnamen akan diundur satu atau dua minggu dari jadwal yang ditentukan. Bahkan rumor yang merebak bahwa 1 Februari mungkin akan menjadi tanggal dimulainya Australia Terbuka 2021. (Baca: Ogah Dijual, Sami Khedira Ngotot Bertahan di Juventus)
Namun, belum ada konfirmasi resmi dari pihak penyelenggara. Pihak pemerintah Victoria, negara bagian tempat digelarnya Grand Slam pertama pada musim 2021, diberitakan masih melakukan pembicaraan dengan otoritas Tennis Australia (TA), pihak ATP, maupun WTA dengan harapan bisa menegaskan protokol karantina.
(BACA JUGA : Menyerah Kalah, Dillian Whyte Kecam Mike Tyson Baru Pengecut! )
Pemerintah Victoria menegaskan tidak akan mengizinkan para petenis untuk berlatih selama karantina yang berlangsung dua pekan. Tetapi, media Australia mengklaim ada harapan jika pihak pemerintah mungkin pada akhirnya akan menyepakati beberapa hal, termasuk menginzinkan para petenis untuk berlatih meski tengah melakukan karantina.
Lihat Juga :