Kemenpora Sibuk Data Atlet, Pelatih, dan Ofisial untuk Disuntik Vaksin

loading...
Kemenpora Sibuk Data Atlet, Pelatih, dan Ofisial untuk Disuntik Vaksin
Kemenpora tengah mendatang atlet, pelatih, dan ofisial agar menjadi prioritas penerima vaksinasi Covid-19 pada tahap pertama bulan ini / Foto: Kemenpora
JAKARTA - Kemenpora tengah mendatang atlet, pelatih, dan ofisial agar menjadi prioritas penerima vaksinasi Covid-19 pada tahap pertama bulan ini. Tujuannya agar persiapan atlet tidak terganggu dan dapat bersaing memberikan prestasi di tengah agenda padat kalender olahraga 2021.

Menpora Zainudin Amali mengatakan, saat ini pihak Kemenpora sedang menghimpun data tentang siapa atlet dan pelatih penerima vaksinasi tersebut. Ia berharap dalam waktu dekat seluruh data segera rampung sehingga proses vaksinasi tersebut bisa segera dilakukan. (Baca juga: Dua Orang Positif Virus Corona, Barcelona Tunda Sesi Latihan )

Sekadar informasi, Indonesia sendiri saat ini tengah sibuk mengirimkan vaksinasi ke sejumlah daerah. Ada beberapa pihak yang masuk dalam kriteria penerima vaksin di awal, seperti tenaga kesehatan.

Tetapi Menpora tidak ingin atlet kebanggaan Indonesia terganggu persiapannya saat tampil di event internasional. Karena itu, ia mendesak agar atlet menjadi prioritas utama mengingat tahun ini merupakan tahun olagraga.



Ada banyak agenda yang bakal diikuti atlet, pelatih, dan ofisial. Mulai dari Olimpiade Tokyo, PON Papua, dan SEA Games. (Baca juga: Jelang Milan vs Roma, Perbedaan Poin Tak Bisa Mewakili Perbedaan Kualitas )

"Sekarang ini kami sedang mendata dan merampungkan. Mudah-mudahan segera selesai. Pada prinsipnya kita minta itu menjadi prioritas karena ada beberapa atlet atau cabor yang akan mengikuti kegiatan olahraga dalam waktu dekat," ungkap Menpora, Selasa (5/1/2021).

"Yang kita akan segerakan adalah yang akan mengikuti kegiatan dalam waktu dekat. Tetapi kita dari Kemenpora hanya menyiapkan data, kemudian tanggal atau waktu kapan mereka akan latihan atau bertanding itu tugas kita. Yang menentukan kapan dan masuk proritas mana, itu urusan pihak terkait yang berurusan dengan vaksinasi itu. Pekerjaan kita sekarang menghimpun data selengkap-lengkapnya. Kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait tentang siapa yang menerima vaksinasi tersebut," pungkas Menpora.
(mirz)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top