Bantah Terlibat Match Fixing, Dua Pebulutangkis Ajukan Banding
Senin, 11 Januari 2021 - 18:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Dominasi Djokovic-Nadal di Grand Slam Diprediksi Masih Berlanjut
Agri yang dijatuhi vonis BWF berupa hukuman enam tahun tidak boleh berkecimpung di bulu tangkis dan denda 3.000 dolar AS, mengaku hanya sabagai korban. Pasalnya, dia tidak pernah melakukan pengaturan skor saat tampil di Vietnam Terbuka 2017.
Tuduhan bahwa dia bertaruh dengan Hendra Tandjaya pun tidak benar. Dia mengaku hanya akan mentraktir Hendra makan di restoran cepat saji apabila Dionysius Hayom Rumbaka yang dijagokannya memenangi pertandingan melawan Hashiru Shimono asal Jepang yang saat itu tengah bertanding.
Baca juga : Razlan Razali: Jangan Remehkan Morbidelli!
Namun, pilihan Agri tersebut oleh Hendra dimasukkan ke rekening perjudian online yang dimiliki Hendra yang kemudian menjerat Agri. “Kesalahan saya adalah karena tidak melaporkan terjadinya perjudian tersebut ke BWF. Namun sebagai pemain, saya pun tidak mengetahui kalau tidak melapor itu adalah melanggar Etik BWF," tutur Agripinna.
Agri yang dijatuhi vonis BWF berupa hukuman enam tahun tidak boleh berkecimpung di bulu tangkis dan denda 3.000 dolar AS, mengaku hanya sabagai korban. Pasalnya, dia tidak pernah melakukan pengaturan skor saat tampil di Vietnam Terbuka 2017.
Tuduhan bahwa dia bertaruh dengan Hendra Tandjaya pun tidak benar. Dia mengaku hanya akan mentraktir Hendra makan di restoran cepat saji apabila Dionysius Hayom Rumbaka yang dijagokannya memenangi pertandingan melawan Hashiru Shimono asal Jepang yang saat itu tengah bertanding.
Baca juga : Razlan Razali: Jangan Remehkan Morbidelli!
Namun, pilihan Agri tersebut oleh Hendra dimasukkan ke rekening perjudian online yang dimiliki Hendra yang kemudian menjerat Agri. “Kesalahan saya adalah karena tidak melaporkan terjadinya perjudian tersebut ke BWF. Namun sebagai pemain, saya pun tidak mengetahui kalau tidak melapor itu adalah melanggar Etik BWF," tutur Agripinna.
Lihat Juga :