Jonathan Rea Tertarik Tampil di MotoGP

loading...
Jonathan Rea Tertarik Tampil di MotoGP
Jonathan Rea menegaskan jika dirinya tidak takut untuk tampil di ajang MotoGP. Lantas, apa alasan mendasar yang membuat pembalap superbike itu belum juga mengaspal di lintasan pacuan kuda besi? / Foto: Corsedimoto
BALLYMENA - Jonathan Rea menegaskan jika dirinya tidak takut untuk tampil di ajang MotoGP . Lantas, apa alasan mendasar yang membuat pembalap superbike itu belum juga mengaspal di lintasan pacuan kuda besi?

Pertanyaan itulah yang diajukan penggemarnya melalui akun media sosial. Rea sendiri diketahui memiliki 350 ribu pengikut di Instagram, dan dalam bincang-bincang seru melalui dunia maya, pembalap yang lahir di Ballymena, Irlandia Utara itu kembali membahas mengenai topik MotoGP. Baca juga: Dovizioso Pamit dari MotoGP, Sampai Bertemu di MotoGP 2022

Ada salah satu pengikutnya yang menanyakan pada Rea mengapa dirinya takut untuk tampil di MotoGP , pembalap berusia 33 tahun itu dengan tegas menjawab bahwa dirinya tidak takut. Bahkan Rea meminta penggemarnya itu untuk memberitahu semua orang bahwa tidak perlu takut dengannya. Baca juga: Permintaan Maaf Andrea Dovizioso

"Saya sama sekali tidak takut. Anda dapat memberitahu orang-orang bahwa mereka tidak perlu takut pada saya dan di sini (Superbike) mereka dapat bersaing dengan saya," ungkap Rea dikutip dari Corsedimoto, Jumat (22/1/2021).



Sekadar informasi, Rea saat ini masih menyisakan dua tahun kontraknya bersama tim Kawasaki. Setelah menyelesaikan tugasnya, ia berniat untuk menggantung helm alias pensiun dari dunia balap dan memilih posisi manajerial.

Itu selalu menjadi impian Rea yang ingin diwujudkannya. Kesempatan terakhir untuk kembali ke MotoGP hanya mungkin jika tim Kawasaki masuk sebagai tim pabrikan di kelas utama.

Tetapi rasanya itu merupakan hal yang sangat mustahil, karena dalam beberapa tahun terakhir, bos pabrikan Jepang belum menunjukkan minat pada kelas utama. Dan, kehadiran Kawasaki di MotoGP akan menjadi impian terbesar Rea.



"Akan lebih bagus. Saya mengunjungi pabrik di Jepang bersama Pere (Riba, chief engineer; red) beberapa tahun lalu," pungkas Rea.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top