Neymar Murka Santos Gagal Menangi Copa Libertadores
Senin, 01 Februari 2021 - 09:05 WIB
loading...
Akhir pekan ini menjadi momen kelabu bagi Neymar. Penyerang asal Brasil itu harus melihat Paris Saint German (PSG) dan Santos sama-sama menelan kekalahan. Foto: reuters
A
A
A
PARIS - Akhir pekan ini menjadi momen kelabu bagi Neymar . Penyebabnya, penyerang asal Brasil itu harus melihat dua tim kesayangannya, yaitu Paris Saint German (PSG) dan Santos sama-sama menelan kekalahan menyakitkan.
Baca Juga: Dua Gol Neymar Gagal Hindari PSG dari Kekalahan
Neymar sedang dirundung kesedihan karena PSG baru saja dipermalukan Lorient 2-3 pada lanjutan Ligue1 musim 2020/2021 di Stade du Moustoir, Minggu (31/1/2021). Padahal, pada laga tandang itu dia menyumbang dua gol dari titik putih yang membuat timnya sempat balik memimpin 2-1.
Namun, sebelum laga itu berlangsung, Neymar juga menerima kabar kalau Santos gagal menjuarai Copa Libertadores 2020. Itu lantaran dikalahkan Palmeiras 1-0 dalam duel sesama wakil Brasil di final, Minggu (31/1/2021) waktu setempat. Gol Breno Lopes saat injury time menjadi pembeda.
Tumbangnya Santos di partai puncak Copa Libertadores membuat Neymar kecewa dan marah. Pasalnya, tim berjuluk Alvinegro itu menyia-nyiakan peluang untuk menjuarai lagi turnamen ini sejak 2011.
Baca Juga: Lebih Diunggulkan, Napoli Harus Susah Payah Kalahkan Parma
Lalu, mengapa Neymar sampai marah dengan kekalahan itu? Bukan rahasia lagi kalau bintang berusia 28 tahun itu merupakan mantan pemain Santos. Dia pernah bertugas selama empat musim (2009-2013) sebelum pindah ke Barcelona.
Meski sekarang jadi pemain PSG, Neymar tetap menjadi fans berat Santos, walau saat kecil mengaku mendukung Palmeiras . Karena itulah dia sangat kecewa. “Saya marah karena Santos kalah,” ucapnya, di akun twitter.
Baca Juga: Salah Cetak Gol Lagi di Liga Primer, Liverpool Raih Kemenangan
Perlu diketahui pula, Neymar merupakan salah satu pemain yang membantu Santos menjuarai Copa Libertadores pada 2011. “Tapi, bagus juga bisa melihat wajah teman lama yang berbahagia (Lucas Lima, Weverton, Felipe Melo dan Gustavo Gomez),” lanjutnya.
Baca Juga: Dua Gol Neymar Gagal Hindari PSG dari Kekalahan
Neymar sedang dirundung kesedihan karena PSG baru saja dipermalukan Lorient 2-3 pada lanjutan Ligue1 musim 2020/2021 di Stade du Moustoir, Minggu (31/1/2021). Padahal, pada laga tandang itu dia menyumbang dua gol dari titik putih yang membuat timnya sempat balik memimpin 2-1.
Namun, sebelum laga itu berlangsung, Neymar juga menerima kabar kalau Santos gagal menjuarai Copa Libertadores 2020. Itu lantaran dikalahkan Palmeiras 1-0 dalam duel sesama wakil Brasil di final, Minggu (31/1/2021) waktu setempat. Gol Breno Lopes saat injury time menjadi pembeda.
Tumbangnya Santos di partai puncak Copa Libertadores membuat Neymar kecewa dan marah. Pasalnya, tim berjuluk Alvinegro itu menyia-nyiakan peluang untuk menjuarai lagi turnamen ini sejak 2011.
Baca Juga: Lebih Diunggulkan, Napoli Harus Susah Payah Kalahkan Parma
Lalu, mengapa Neymar sampai marah dengan kekalahan itu? Bukan rahasia lagi kalau bintang berusia 28 tahun itu merupakan mantan pemain Santos. Dia pernah bertugas selama empat musim (2009-2013) sebelum pindah ke Barcelona.
Meski sekarang jadi pemain PSG, Neymar tetap menjadi fans berat Santos, walau saat kecil mengaku mendukung Palmeiras . Karena itulah dia sangat kecewa. “Saya marah karena Santos kalah,” ucapnya, di akun twitter.
Baca Juga: Salah Cetak Gol Lagi di Liga Primer, Liverpool Raih Kemenangan
Perlu diketahui pula, Neymar merupakan salah satu pemain yang membantu Santos menjuarai Copa Libertadores pada 2011. “Tapi, bagus juga bisa melihat wajah teman lama yang berbahagia (Lucas Lima, Weverton, Felipe Melo dan Gustavo Gomez),” lanjutnya.
(mirz)
Lihat Juga :