alexametrics

Meski Dianggap Legenda, SRT Petronas Takkan Istimewakan Valentino Rossi

loading...
Meski Dianggap Legenda, SRT Petronas Takkan Istimewakan Valentino Rossi
Valentino Rossi takkan mendapatkan keistimewaan jika bergabung dengan SRT Petronas. Foto : Dok
A+ A-
SEPANG - Bos SRT Petronas Yamaha, Razlan Razali berjanji takkan mengistimewakan Valentino Rossi. Meski diakui sebagai legenda MotoGP. The Doctor tetap pembalap seperti lainnya.

Sejauh ini peluang Rossi untuk bergabung dengan SRT Petronas sangat terbuka meski belum terjadi diskusi kedua belah pihak. Razali berharap kalau nantinya Rossi bergabung bisa memberikan prestasi. Bahkan seandainya Rossi membuktikan cukup kompetitif, Razali mengatakan timnya akan siap menawarkan perpanjangan kontrak di luar 2021 jika dia mau. (Baca juga : Juli, Tim Petronas SRT Bahas Kontrak Rossi di Sirkuit Jerez)

“Kami melakukan sejumlah diskusi dengan Yamaha untuk membahas aspek teknis 'bagaimana jika' Valentino datang kepada kami. Kami berbicara soal motor, biayanya. Kami juga berdiskusi dengan Petronas pada tingkat yang sangat tinggi tentang kemungkinan Valentino bergabung dengan kami. Namun tetapi kami belum melakukan pertemuan dengan Rossi sendiri," kata Razali kepada MotoGP, Minggu (17/5).



“Rossi bukan pembalap lain, dia adalah legenda hidup. Dia tahu banyak. Tetapi pada saat yang sama bagi kami, saya minta maaf, tidak ada yang di atas tim dan bagi saya tim itu penting," sambung Razali.

“Apa yang kami miliki tahun lalu sangat bagus dalam hal struktur. Kami berada di tahun kedua kami dan kami tidak ingin mengubah 360 derajat untuk satu orang." (Baca juga : Tampung Rossi dan Lorenzo, Tim Satelit Yamaha Bakal Kehilangan Identitas)

"Kami tidak ingin Rossi hanya mengakhiri kariernya di sini bersama kami. Kami tidak ingin itu hanya menjadi penutup baginya. Kami ingin dia melakukannya dengan baik dan tampil kompetitif dan berjuang untuk podium."

“Jika dia bisa menunjukkan bahwa di usianya dia masih bisa bersaing, apa pun bisa terjadi di tahun itu. Apakah dia ingin memperpanjang, kita bisa berdiskusi,"pungkas Razali.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak