Dapat Hidayah Allah dan Peluk Islam, Atlet Kriket Ini Ogah Pakai Logo Bir pada Seragam
Rabu, 10 Februari 2021 - 23:03 WIB
loading...
Wayne Parnell merupakan seorang atlet kriket. Pada 2011, dia pernah membuat keputusan lantaran menjadi mualaf. Dia lalu mencopot logo bir pada seragamnya. Foto: google
A
A
A
PORT ELIZABETH - Wayne Parnell merupakan seorang atlet kriket berkebangsaan Afrika Selatan. Pada 2011, dia pernah membuat keputusan yang cukup mengejutkan banyak orang lantaran memilih menjadi mualaf alias menjadi penganut agama Islam .
Baca Juga: Eric Abidal Jadi Mualaf karena Dapat Hidayah Allah, Bukan Dipaksa Istri
Sejumlah pihak menilai bahwa pada saat itu Parnell terpengaruh beberapa rekan setimnya yang memeluk agama Islam. Akan tetapi, Parnell menerangkan bahwa dia beralih menjadi seorang Muslim atas dasar keinginannya sendiri dan tak ada paksaan dari pihak manapun.
Pria kelahiran 30 Juli 1989 itu juga mengungkapkan telah mempelajari agama Islam cukup lama sebelum memutuskan menjadi mualaf. Meski begitu, dia tak ingin persoalan pindah agama ini dibesar-besarkan. Sebab, dia merasa itu adalah hal yang bersifat pribadi.
“Saya masuk Islam pada Januari 2011, setelah masa studi pribadi dan refleksi dan itu adalah keyakinan yang selalu saya minati. Pilihan iman saya adalah masalah yang ingin saya rahasiakan," ujar Parnell, dikutip dari ESPN Cricinfo.
Menariknya, setelah memutuskan memeluk agama Islam, Parnell tidak lagi mengenakan logo perusahaan bir yang seharusnya terdapat dalam seragam tim Afrika Selatan. Sebab, sebagai seorang Muslim, dia tak mau mempromosikan minuman haram tersebut.
Bir dan minuman keras merupakan sesuatu yang dilarang dalam Islam. Parnell pun berusaha membicarakan hal ini bersama agennya dan pihak sponsor. Alhamdulillah, mereka akhirnya bisa memaklumi dan menghargai keinginannya.
Baca Juga: Eric Abidal Jadi Mualaf karena Dapat Hidayah Allah, Bukan Dipaksa Istri
Sejumlah pihak menilai bahwa pada saat itu Parnell terpengaruh beberapa rekan setimnya yang memeluk agama Islam. Akan tetapi, Parnell menerangkan bahwa dia beralih menjadi seorang Muslim atas dasar keinginannya sendiri dan tak ada paksaan dari pihak manapun.
Pria kelahiran 30 Juli 1989 itu juga mengungkapkan telah mempelajari agama Islam cukup lama sebelum memutuskan menjadi mualaf. Meski begitu, dia tak ingin persoalan pindah agama ini dibesar-besarkan. Sebab, dia merasa itu adalah hal yang bersifat pribadi.
“Saya masuk Islam pada Januari 2011, setelah masa studi pribadi dan refleksi dan itu adalah keyakinan yang selalu saya minati. Pilihan iman saya adalah masalah yang ingin saya rahasiakan," ujar Parnell, dikutip dari ESPN Cricinfo.
Menariknya, setelah memutuskan memeluk agama Islam, Parnell tidak lagi mengenakan logo perusahaan bir yang seharusnya terdapat dalam seragam tim Afrika Selatan. Sebab, sebagai seorang Muslim, dia tak mau mempromosikan minuman haram tersebut.
Bir dan minuman keras merupakan sesuatu yang dilarang dalam Islam. Parnell pun berusaha membicarakan hal ini bersama agennya dan pihak sponsor. Alhamdulillah, mereka akhirnya bisa memaklumi dan menghargai keinginannya.
Lihat Juga :