Ingin Tebus Dosa, Quartararo Janji Bakal Mati-matian demi Gelar MotoGP 2021
Senin, 15 Februari 2021 - 06:30 WIB
loading...
Fabio Quartararo bakal meramaikan MotoGP 2021 sebagai pembalap pabrikan Yamaha. Pemuda berusia 21 tahun itu mengaku tidak ragu untuk membidik gelar juara dunia. Foto: instagram
A
A
A
LESMO - Fabio Quartararo bakal meramaikan MotoGP 2021 sebagai pembalap pabrikan Yamaha. Berbicara soal targetnya, pemuda berusia 21 tahun itu mengaku tidak ragu untuk membidik gelar juara dunia.
Baca Juga: Marc Marquez Berangsur Pulih, Kapan Bisa Comeback?
Pada MotoGP 2020, Quartararo sejatinya cukup diunggulkan untuk menjadi kampiun. Itu karena pada dua seri balapan pertama, pembalap berpaspor Prancis itu secara konsisten mampu meraih kemenangan.
Quartararo semakin diunggulkan karena pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengalami cedera dan harus absen sepanjang musim. Namun, di 12 seri berikutnya, dia justru hanya bisa sekali naik podium dan lebih sering finis di luar 10 besar.
Pada akhirnya, Quartararo mengakhiri musim MotoGP 2020 dengan menempati posisi kedelapan klasemen. Kondisi ini menjadi ironi karena Quartararo sebenarnya pembalap yang paling banyak finish pertama, yakni tiga kali.
Quartararo sadar bahwa musim lalu melakukan sejumlah kesalahan sehingga tidak bisa terus bersaing di jajaran depan. Karena itu, dia bertekad untuk membalas kegagalannya tersebut di MotoGP 2021.
"Ketika saya melihat kembali awal musim, saya tahu bahwa saya dapat memenangkan balapan, berjuang untuk podium, dan mengambil posisi terdepan,” sebut Quartararo, dilansir dari Motorsport Total.
Baca Juga: Marc Marquez Berangsur Pulih, Kapan Bisa Comeback?
Pada MotoGP 2020, Quartararo sejatinya cukup diunggulkan untuk menjadi kampiun. Itu karena pada dua seri balapan pertama, pembalap berpaspor Prancis itu secara konsisten mampu meraih kemenangan.
Quartararo semakin diunggulkan karena pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengalami cedera dan harus absen sepanjang musim. Namun, di 12 seri berikutnya, dia justru hanya bisa sekali naik podium dan lebih sering finis di luar 10 besar.
Pada akhirnya, Quartararo mengakhiri musim MotoGP 2020 dengan menempati posisi kedelapan klasemen. Kondisi ini menjadi ironi karena Quartararo sebenarnya pembalap yang paling banyak finish pertama, yakni tiga kali.
Quartararo sadar bahwa musim lalu melakukan sejumlah kesalahan sehingga tidak bisa terus bersaing di jajaran depan. Karena itu, dia bertekad untuk membalas kegagalannya tersebut di MotoGP 2021.
"Ketika saya melihat kembali awal musim, saya tahu bahwa saya dapat memenangkan balapan, berjuang untuk podium, dan mengambil posisi terdepan,” sebut Quartararo, dilansir dari Motorsport Total.
Lihat Juga :