Iannone Buka Suara Terkait Pembatalan Skorsing Doping Juara Olimpiade dari Italia
Sabtu, 20 Februari 2021 - 21:30 WIB
loading...
Keputusan pengadilan Italia terhadap pembatalan skorsing kepada juara olimpiade jalan cepat asal Italia Alex Schwazer, ternyata membuat rider MotoGP, Andrea Iannone buka suara. MotoGP
A
A
A
MILAN - Keputusan pengadilan Italia terhadap pembatalan skorsing kepada juara olimpiade jalan cepat asal Italia Alex Schwazer, ternyata membuat rider MotoGP , Andrea Iannone buka suara. Menurutnya, situasi itu tentu membuat atlet mengalami kerugian karena adanya sistem yang belum jelas dari hasil tes doping.
Baca Juga: LCR Honda Pamerkan Kuda Besi Alex Marquez, Tambah Corak Baru
Schwazer sempat dinyatakan positif menggunakan doping beberapa minggu sebelum Olimpiade 2016. Dia pun membantah dan mengajukan banding atas kasusnya ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Sayangnya, pengadilan membatalkan banding dan membuatnya mendapatkan skorsing selama 8 tahun hingga 7 Juli 2024.
Usai beberapa tahun, kasus Schwazer kembali dibuka. Hakim investigasi Pengadilan Bolzano ternyata memutuskan bahwa sang atlet tidak bersalah menggunakan doping. Bahkan, mereka juga mengkritik keras anti doping dunia (WADA) dan Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF), yang menuduh bertindak sesuka diri dan mengubah sampel urin dari atlet jalan cepat asal Tyrolean Selatan itu.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian Iannone, yang dijatuhi hukuman empat tahun setelah diskualifikasi oleh CAS, tepatnya atas rekomendasi WADA. “Situasi ini telah terjadi selama beberapa waktu dan karena itu sistem ini harus dihentikan demi kebaikan para atlet, yang telah melakukan upaya fisik dan mental seumur hidup tanpa dikotori,” katanya, dikutip situs resmi MotoGP.
Baca Juga: LCR Honda Pamerkan Kuda Besi Alex Marquez, Tambah Corak Baru
Schwazer sempat dinyatakan positif menggunakan doping beberapa minggu sebelum Olimpiade 2016. Dia pun membantah dan mengajukan banding atas kasusnya ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Sayangnya, pengadilan membatalkan banding dan membuatnya mendapatkan skorsing selama 8 tahun hingga 7 Juli 2024.
Usai beberapa tahun, kasus Schwazer kembali dibuka. Hakim investigasi Pengadilan Bolzano ternyata memutuskan bahwa sang atlet tidak bersalah menggunakan doping. Bahkan, mereka juga mengkritik keras anti doping dunia (WADA) dan Asosiasi Internasional Federasi Atletik (IAAF), yang menuduh bertindak sesuka diri dan mengubah sampel urin dari atlet jalan cepat asal Tyrolean Selatan itu.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian Iannone, yang dijatuhi hukuman empat tahun setelah diskualifikasi oleh CAS, tepatnya atas rekomendasi WADA. “Situasi ini telah terjadi selama beberapa waktu dan karena itu sistem ini harus dihentikan demi kebaikan para atlet, yang telah melakukan upaya fisik dan mental seumur hidup tanpa dikotori,” katanya, dikutip situs resmi MotoGP.
Lihat Juga :