Tolak Pinangan di PSG, Kini Kante Berjuang Rebut Hati Tuchel

loading...
Tolak Pinangan di PSG, Kini Kante Berjuang Rebut Hati Tuchel
Gelandang Chelsea NGolo Kante bersama pelatihnya Thomas Tuchel. foto : talkchelsea
LONDON - Takdir memang selalu menjadi misteri, Seperti yang dialami N'Golo Kante . Pernah menolak pinangan Thomas Tuchel saat masih di Paris Saint Germain (PSG), dia kini malah bersatu dengan pelatih asal Jerman tersebut di Chelsea .

Ketika Tuchel mengambilalih posisi pelatih PSG pada musim panas 2018, Kante mengklaim sang pelatih beberapa kali mencoba membujuknya untuk berlabuh ke di Parc des Princes, tetapi menolak kesempatan itu karena dia bahagia dengan kehidupan di Chelsea.

Baca juga : Ancelotti Yakin Richarlison Potensial Jadi Penyerang Top Eropa

"Saya tahu di masa lalu ada beberapa kontak dengan PSG ketika dia (Tuchel) menjadi pelatih, tetapi itu bukan sesuatu yang saya inginkan. Itu tidak terjadi karena saya bahagia di Chelsea dan bertahan di sini. Saya belum berbicara dengan pelatih tentang itu!," ungkap Kante dilansir dailymail.

Namun, takdir justru menyatukan Kante dan Tuchel di Stamford Bridge. Tuchel menjabat sebagai pelatih anyar The Blues setelah Frank Lampard dipecat Januari lalu. Sejak itu, Tuchel menikmati awal yang sangat baik dengan membawa Chelsea tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir disemua kompetisi (enam menang, tiga imbang).



Baca juga : Keran Gol Manchester United Mampet

Di bawah Tuchel, Kante jarang tampil selama periode ini. Cedera telah menghambat pemain berusia 29 tahun itu selama waktunya di Chelsea. Meskipun sebagian besar telah bebas dari masalah serius musim ini, Kante mengalami masalah hamstring ringan pada Januari yang membuatnya absen pada pertandingan pertama Tuchel di Chelsea saat melawan Wolverhampton Wanderers, 27 Januari.

Namun, Kante telah menjadi starter dalam dua pertandingan terakhir Liga Primer ketika Chelsea melawan Southampton (20/2/2021) dan Manchester United (MU) (28/2/2021). Tercatat, sepanjang musim ini, gelandang Prancis tersebut tampil 31 kali. Kerap mengalami cedera, Kante menjadikannya sebagai pelajaran berharga. Mantan gelandang Leicester City tersebut kini sangat peduli dengan porsi latihan dan asupan gizi yang diperlukan agar tetap fit.

Baca juga : Preview Liverpool vs Chelsea Senyum Juergen Klopp

“Ketika cedera datang, Anda bermain dua minggu, dan kemudian cedera lalu merasa tidak memberikan yang terbaik untuk klub atau rekan satu tim Anda. Tetapi, karena cedera, itu adalah periode refleksi tentang apa yang bisa Anda lakukan dengan lebih baik. Saya menyadari sekarang lebih baik mengambil lebih banyak waktu untuk memulihkan diri,” papar Kante.



Kini, gelandang yang telah tampil 201 dan mencetak 11 gol bagi Chelsea tersebut berharap mendapatkan kesempatan untuk memperkuat tim secara reguler bersama Tuchel, musim ini. Kante akan bekerka keras agar dapat kembali ke performa terbaik seperti saat Chelsea di ditangani Antonio Conte pada musim 2016/17).

Baca juga : Jelang Fulham vs Tottenham Hotspur Ambisi Besar Bale

"Dengan Antonio Conte dalam periode tersebut kami memenangkan lebih dari 10 pertandingan berturut-turut. Saat itu ketika kami pergi ke lapangan, kami sangat percaya diri, tim bermain sangat baik, kami berhasil mendominasi lawan dan menang. Saya merasa sangat baik di atas lapangan. Itu waktu yang indah,” pungkas Kante.
(abr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top