Dorna Sports Pastikan MotoGP Tak Akan Berhenti
Selasa, 19 Mei 2020 - 11:30 WIB
loading...
Foto/Istimewa
A
A
A
MADRID - Dorna Sports menyatakan akan tetap menggelar balapan meski ditemukan kasus positif virus corona jelang seri perdana MotoGP 2020. Alasannya, kejuaraan balap motor itu lebih siap dibandingkan situasi yang dihadapi Formula One (F1) yang dibatalkan menyusul adanya staf McLaren yang terjangkit Covid-19 di Melbourne, Australia, Maret lalu.
CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta menyatakan pihaknya sudah lebih siap menggelar balapan tahun ini. Bahkan, dia sudah mengantisipasi jika masalah tersebut muncul saat balapan perdana akan berlangsung. Tidak hanya itu, Dorna Sports juga terus menyempurnakan protokol keamanan untuk menggelar balapan bisa sesuai rencana yang telah dijadwal ulang.
“Kami sedang menunggu persetujuan atau permintaan untuk mengubah beberapa aspek yang diperlukan. Tapi, satu yang pasti, saya bisa tidak bilang jika kami menemukan seseorang yang positif (Covid-19) saat tes, perlombaan harus dihentikan,” kata Ezpeleta, dilansir Gpone. (Baca: Banyak Penundaan Balapan MotoGP Tak Buat Proyek Tim LCR Honda Berantakan)
Dorna terus mempelajari dan mencari skema terbaik agar pergelaran MotoGP 2020, yang telah tertunda dua bulan, dapat berlangsung secara aman dan nyaman. Menurutnya, pihaknya sekarang lebih siap menghadapi virus korona. Tapi, dia juga masih ingin melihat perkembangan-perkembangan atau masalah-masalah yang mungkin timbul karena masih ada tiga bulan sebelum balapan pertama berlangsung.
Saat ini Spanyol menjadi salah satu negara di Eropa yang bakal melonggarkan regulasi terkait pemberlakuan karantina wilayah. Itu sebabnya, ada rumor beredar menyebutkan bahwa MotoGP 2020 sebagian besar akan dilangsungkan di Negeri Matador. Apalagi, Dorna sudah memberikan proposal untuk meminta izin menggelar balapan tersebut.
CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta menyatakan pihaknya sudah lebih siap menggelar balapan tahun ini. Bahkan, dia sudah mengantisipasi jika masalah tersebut muncul saat balapan perdana akan berlangsung. Tidak hanya itu, Dorna Sports juga terus menyempurnakan protokol keamanan untuk menggelar balapan bisa sesuai rencana yang telah dijadwal ulang.
“Kami sedang menunggu persetujuan atau permintaan untuk mengubah beberapa aspek yang diperlukan. Tapi, satu yang pasti, saya bisa tidak bilang jika kami menemukan seseorang yang positif (Covid-19) saat tes, perlombaan harus dihentikan,” kata Ezpeleta, dilansir Gpone. (Baca: Banyak Penundaan Balapan MotoGP Tak Buat Proyek Tim LCR Honda Berantakan)
Dorna terus mempelajari dan mencari skema terbaik agar pergelaran MotoGP 2020, yang telah tertunda dua bulan, dapat berlangsung secara aman dan nyaman. Menurutnya, pihaknya sekarang lebih siap menghadapi virus korona. Tapi, dia juga masih ingin melihat perkembangan-perkembangan atau masalah-masalah yang mungkin timbul karena masih ada tiga bulan sebelum balapan pertama berlangsung.
Saat ini Spanyol menjadi salah satu negara di Eropa yang bakal melonggarkan regulasi terkait pemberlakuan karantina wilayah. Itu sebabnya, ada rumor beredar menyebutkan bahwa MotoGP 2020 sebagian besar akan dilangsungkan di Negeri Matador. Apalagi, Dorna sudah memberikan proposal untuk meminta izin menggelar balapan tersebut.
Lihat Juga :