Apa Rasanya Motor 500cc dan 1000cc di MotoGP? Valentino Rossi Ungkap Perbedaannya

Rabu, 24 Maret 2021 - 21:01 WIB
loading...
Apa Rasanya Motor 500cc...
Pembalap Petronas Yamaha SRT Valentino Rossi terbilang paling senior di MotoGP 2021/Foto/Twitter
A A A
TAVULLIA - Ajang MotoGP 2021 akan digelar akhir pekan ini, dengan seri pembuka MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, Minggu (28/3/2021). Pembalap Petronas Yamaha SRT Valentino Rossi terbilang paling senior di arena balapan ini. Namun, ada kisah menarik yang diungkap Rossi sepanjang keikutsertaannya di lomba balap kuda besi itu.

Rossi sudah berkecimpung di dunia balap motor grand prix lebih dari 24 tahun. Pembalap asal Italia itu telah merasakan segala perkembangan yang terjadi di dunia balap motor dan tidak memungkiri kalau terdapat perbedaan yang besar perihal gaya balap yang digunakannya di masa lalu dengan sekarang.

Baca juga: Iklim di Tim Petronas SRT Bagus, Rossi: Mari Kita Mulai!

Menurut pembalap berjuluk The Doctor itu, hal itu terjadi lantaran mesin motor dan perangkat lainnya berkembang dan mengalami perubahan. Pada musim balap 2001 para pembalap di kelas premier menggunakan motor 500cc.

Baca juga: Kata Morbidelli, di Losail Harus Tampil Cepat, Konsisten, dan Pilih Ban yang Tepat .

Kendati demikian, saat ini motor balap yang digunakan di kelas premier adalah 1000cc. Maka dari itu, sebagai pembalap yang ingin terus berkompetisi, Rossi harus menyesuaikan diri sesuai perkembangan zaman.

“Ada dua aspek penting dalam konteks ini. Salah satunya adalah aspek teknis. Jika Anda memikirkan mesin 2001 dan mesin 500cc. Sebagai perbandingan, sepeda motor telah berubah sepenuhnya,” terang Rossi, mengutip dari Motorsport Total, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Di Hari Ultah, Dovizioso Mengenang Kesuksesan di Qatar .

“Akan tetapi, bahkan jika Anda membandingkan sepeda motor 2019 dengan 2005: Ini adalah MotoGP, menggunakan mesin empat tak dengan 1000cc, dan Anda masih memiliki lebih banyak elektronik akhir-akhir ini," lanjut pembalap 42 tahun itu.

"Jadi, Anda harus mencoba memodifikasi gaya Anda untuk mendorong motor ke batas. Terutama karena batasnya jauh, jauh lebih tinggi daripada sekitar tahun 2005. Itu satu hal. Adapun hal yang lain berkaitan dengan evolusi suatu spesies," pungkas The Doctor.

Setelah selama 19 tahun berlaga di pentas MotoGP dengan membela tim pabrikan, kini Valentino Rossi harus turun kelas ke tim satelit. Dalam gelaran MotoGP 2021, Valentino Rossi akan membela Petronas Yamaha SRT.

Valentino Rossi pada awalnya berpikir lama sebelum mengambil keputusan untuk bergabung dengan tim satelit Yamaha tersebut. Akan tetapi, kini ia mencoba memahami situasinya dan mencoba mengambil sisi positif.

Menurut Valentino Rossi, bergabung dengan tim satelit tidaklah seburuk sebagaimana yang dipikirkan oleh banyak orang. Ada beberapa hal bagus yang bisa menjadi keuntungan baginya. Salah satunya adalah soal persiapan dalam balapan.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Indonesia Siap Gelar...
Indonesia Siap Gelar MotoGP Mandalika 2026
Sambut Ultah Amerika...
Sambut Ultah Amerika Serikat, Aprilia Meluncurkan X 250TH
Resmi! Kontrak 1 Musim...
Resmi! Kontrak 1 Musim Penuh, Logo FIFASTRA Mejeng di Motor dan Wearpack Pembalap Honda
Special Bola
Persija Dikabarkan Rekrut...
Liga Indonesia
Persija Dikabarkan Rekrut Mantan Bek Timnas Kroasia, Tingginya Nyaris 2 Meter
Jelang Hadapi Timnas...
Bola Dunia
Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Vietnam Geber Latihan hingga Nobar Piala Dunia 2026
19 Tim Dipastikan Lolos...
Bola Dunia
19 Tim Dipastikan Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya
Rekomendasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Otto Media Grup dan...
Otto Media Grup dan SOMETHINC Dorong Kolaborasi Bisnis Kreator
Berita Terkini
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Jakarta Siap Jadi Tuan...
Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Kompetisi Berkuda Internasional Terbesar di Asia
20 Negara yang Lolos...
20 Negara yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Australia Lolos ke 32...
Australia Lolos ke 32 Besar usai Bermain Imbang Lawan Paraguay
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup F: Swedia Temani Belanda dan Jepang Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved