alexametrics

Kontrak Akan Berakhir, Masa Depan Dovi di MotoGP Masih Tanda Tanya

loading...
Kontrak Akan Berakhir, Masa Depan Dovi di MotoGP Masih Tanda Tanya
Pembalap tim Mission Winnow Ducati Andrea Dovizioso. Foto/MotoGP.com
A+ A-
FORLIMPOPOLI - Masa depan Andrea Dovizioso di MotoGP kini menjadi tanda tanya. Kontrak pembalap asal Italia itu bersama tim Mission Winnow Ducati akan berakhir di pengujung musim 2020. Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda kedua pihak akan melanjutkan kerja sama. Opsi pensiun dikabarkan menjadi alternatif pembalap yang menjadi pesaing Marc Marquez itu dalam beberapa musim terakhir.

Ya, Dovizioso belum juga mendapatkan tawaran perpanjangan kontrak dari tim asal Italia tersebut. Bahkan, rider berusia 34 tahun ini dikabarkan siap meninggalkan Ducati dan mencari tim baru untuk melanjutkan masa depannya agar tetap bersaing di ajang balap motor paling bergengsi di dunia itu. Namun, keinginannya tersebut dinilai akan sulit terealisasi.

Pasalnya, dari sekian banyak tim besar di MotoGP, cuma Ducati yang belum menentukan pembalap untuk musim 2021. Padahal, nama-nama pembalap seperti Marquez, Maverick Vinales, Fabio Quartararo, Alex Rins, hingga Joan Mir sudah resmi memperpanjang kontrak dengan tim masing-masing. Hal ini seharusnya menjadi pertanda jika Ducati harus segera mengamankan jasa Dovizioso selaku pembalap terbaik yang masih tersedia.



Sayang, hal tersebut masih belum dilakukan manajemen tim hingga saat ini. Rumor Dovizioso hengkang, kemudian santer dibicarakan dengan negosiasi kontrak baru yang tak kunjung mencapai kata sepakat. Dovizioso menegaskan tidak keberatan hengkang dari Ducati. Fokus utamanya hanyalah mencari motor yang kompetitif untuk menunjang performa di lintasan. (Baca: Dorna Sports Pastikan MotoGP Tak Akan Berhenti)

"Saya hanya akan terus balapan dan mengambil risiko jika didukung proyek pemenang. Jika tidak, tak masalah bagi saya untuk pensiun. Saya tahu apa yang saya inginkan dan saya bekerja keras untuk mewujudkannya. Apa pun bisa terjadi. Saya masih merasa bisa tampil kompetitif. Saya dalam momen terbaik dan tak merasa usia bukan menjadi penghalang. Selama saya masih bisa memperebutkan gelar, saya ingin lanjut,” papar Dovi, sapaan Dovizioso.

Saat ini, hubungan Dovi dengan Ducati memang kian renggang. Bahkan, kedua belah pihak kini sudah berada di persimpangan jalan. Hal itu sudah terlihat dengan kontrak Dovi yang akan habis akhir musim ini. Terlebih negosiasi kontrak baru berjalan cukup alot dan tidak menemui titik terang.

Tidak hanya itu, kerja sama Dovi dan Ducati bisa saja berakhir di akhir tahun ini. Bahkan, sejumlah media Italia mengabarkan Dovi tengah mempertimbangkan pindah ke tim KTM pada musim 2021. Namun, Ducati dinilai tidak menghargai kerja keras Dovi yang telah menjadi pesaing terkuat pembalap Repsol Honda dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan, Bos Suzuki Davide Brivio menyayangkan sikap Ducati yang mengabaikan Dovi. Menurutnya, tim yang berbasis di Bologna itu harus memikirkan ulang untuk memperpanjang kontrak sang pembalap.

"Dovizioso membuktikan bisa memenangkan balapan. Beberapa tahun terakhir dialah pembalap yang bisa mengejar Marquez. Kalau jadi bos Ducati, saya takkan melepasnya. Mungkin, saya akan mencari pembalap yang bisa mengimbangi Dovizioso dan membiarkannya berkembang," ungkap Brivio. (Baca juga: Ini Syarat Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP)

Namun, Brivio enggan berkomentar terlalu jauh. Pria yang pernah menjadi manajer Valentino Rossi itu yakin Ducati dan Dovi tentu punya pertimbangan tersendiri mengenai apa pun keputusan mereka nantinya.

"Mungkin Ducati punya masalah sendiri yang tidak diketahui orang lain sehingga mereka punya pertimbangan khusus. Dari sudut pandang olahraga, saya rasa mereka tak bisa melepas Dovizioso," ungkapnya. (Raikhul Amar)
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak