Selain Solskjaer, 5 Pelatih Ini Pernah Bersitegang dengan Jose Mourinho
Selasa, 13 April 2021 - 06:05 WIB
loading...
A
A
A
2. Josep Guardiola
Josep Guardiola juga pernah terlibat perseteruan dengan Mourinho. Hal itu turut terlihat kala Guardiola menangani Barcelona dan Mourinho mengisi kursi kepelatihan Real Madrid.
Tepatnya pada musim 2010-2011, kala itu laga Real Madrid melawan Barcelona atau yang biasa disebut El Clasico harus digelar empat kali dalam rentang waktu 18 hari. Hal itu terjadi untuk ajang Liga Spanyol, semifinal Liga Champions, dan final Copa del Rey.
Persaingan ketat dari kedua tim membuat perselisihan antara Guardiola dan Mourinho tak terelakkan. Salah satu pemicunya adalah dianulirnya gol Pedro di final Copa del Rey hingga berujung pada kegagalan Barcelona menjuarai ajang tersebut.
"Asisten wasit pasti punya penglihatan tajam sehingga tahu Pedro offside sejauh 2 cm,” ujar Guardiola kala itu yang tak terima dengan keputusana wasit.
Mendengar hal ini, Mourinho pun memberi jawaban menohok.
"Sampai detik ini, ada segelintir pelatih yang tidak berkomentar soal keputusan wasit dan banyak pelatih, termasuk saya, yang gemar mengkritik keputusan wasit. Sekarang, dengan komentar Pep, kita telah memulai era baru dengan kelompok pelatih ketiga, di mana cuma ada dia, yang mengkritik wasit saat keputusan itu benar. Ini benar-benar sebuah hal yang baru bagi saya," ujar Mourinho kala itu.
1. Antonio Conte
Terakhir, ada nama Antonio Conte. Rivalitas kedua pelatih ini tampak begitu tinggi hingga akhirnya membuat adu mulut tak terhindarkan di pinggir lapangan.
Salah satunya terjadi pada Oktober 2016. Itu menjadi pertemuan pertama antara Mourinho dengan Conte. Mourinho pun harus menelan pil pahit karena Man United dikalahkan mantan timnya, yakni Chelsea, dengan skor telak 0-4.
Usai laga, Conte merayakan kemenangan itu dengan selebrasi. Panas melihat aksi Conte, Mourinho menyebut selebrasi Conter terlalu berlebihan.
“Dia (Conte) tidak pantas merayakan itu dengan skor 4-0, selebrasi itu harusnya dilakukan jika Chelsea menang 1-0. Kami merasa tersinggung dengan sikapnya,” kata pria yang akrab disapa Mou itu.
Josep Guardiola juga pernah terlibat perseteruan dengan Mourinho. Hal itu turut terlihat kala Guardiola menangani Barcelona dan Mourinho mengisi kursi kepelatihan Real Madrid.
Tepatnya pada musim 2010-2011, kala itu laga Real Madrid melawan Barcelona atau yang biasa disebut El Clasico harus digelar empat kali dalam rentang waktu 18 hari. Hal itu terjadi untuk ajang Liga Spanyol, semifinal Liga Champions, dan final Copa del Rey.
Persaingan ketat dari kedua tim membuat perselisihan antara Guardiola dan Mourinho tak terelakkan. Salah satu pemicunya adalah dianulirnya gol Pedro di final Copa del Rey hingga berujung pada kegagalan Barcelona menjuarai ajang tersebut.
"Asisten wasit pasti punya penglihatan tajam sehingga tahu Pedro offside sejauh 2 cm,” ujar Guardiola kala itu yang tak terima dengan keputusana wasit.
Mendengar hal ini, Mourinho pun memberi jawaban menohok.
"Sampai detik ini, ada segelintir pelatih yang tidak berkomentar soal keputusan wasit dan banyak pelatih, termasuk saya, yang gemar mengkritik keputusan wasit. Sekarang, dengan komentar Pep, kita telah memulai era baru dengan kelompok pelatih ketiga, di mana cuma ada dia, yang mengkritik wasit saat keputusan itu benar. Ini benar-benar sebuah hal yang baru bagi saya," ujar Mourinho kala itu.
1. Antonio Conte
Terakhir, ada nama Antonio Conte. Rivalitas kedua pelatih ini tampak begitu tinggi hingga akhirnya membuat adu mulut tak terhindarkan di pinggir lapangan.
Salah satunya terjadi pada Oktober 2016. Itu menjadi pertemuan pertama antara Mourinho dengan Conte. Mourinho pun harus menelan pil pahit karena Man United dikalahkan mantan timnya, yakni Chelsea, dengan skor telak 0-4.
Usai laga, Conte merayakan kemenangan itu dengan selebrasi. Panas melihat aksi Conte, Mourinho menyebut selebrasi Conter terlalu berlebihan.
“Dia (Conte) tidak pantas merayakan itu dengan skor 4-0, selebrasi itu harusnya dilakukan jika Chelsea menang 1-0. Kami merasa tersinggung dengan sikapnya,” kata pria yang akrab disapa Mou itu.
(sha)
Lihat Juga :