Mengupas Magis Messi di Final Copa del Rey

loading...
Mengupas Magis Messi di Final Copa del Rey
Laga final Copa del Rey 2021 akan pertemukan Athletic Bilbao versus Barcelona di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan, Minggu (18/4) dini hari WIB / Foto: Instagram Lionel Messi
BARCELONA - Laga final Copa del Rey 2021 akan pertemukan Athletic Bilbao versus Barcelona di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan, Minggu (18/4) dini hari WIB. Lionel Messi dipastikan bakal menjadi magnet di pertandingan ini.

Itu tidak terlalu berlebihan jika menganggap Messi sebagai salah satu pemain yang paling disorot pada pertandingan di partai puncak ini. Pasalnya, La Pulga punya statistik mengilau selama tampil di final.

BACA JUGA: UEFA Percepat Keputusan Hapus Aturan Gol Tandang

Messi tahu bagaimana memanfaatkan kesempatan itu. Dia telah bermain di 33 final berbeda bersama Barcelona dengan memenangkan 24 dari 34 trofi bersama tim, dan telah mencetak 29 gol.

Berarti Messi rata-rata mencetak 0,87 gol dalam satu pertandingan. Dini hari nanti, merupakan penampilan kesepuluhnya di final Copa del Rey.



BACA JUGA: Empat Tim Tembus Semifinal, Inggris Berpotensi Rajai Lagi Eropa

Messi telah memenangkan enam dari sembilan pertandingan yang dia mainkan sebelumnya, dan mencetak tujuh gol. Mungkinkah ada lebih banyak lagi yang akan datang di final kesembilan yang dimainkan Barcelona melawan Athletic Club?

Andoni Zubizarreta, mantan kiper Bilbao dan Barcelona, mengatakan final Copa del Rey ini akan membantu Messi untuk berpikir tentang masa depannya di Barcelona. Namun, kata dia, itu bukan pertandingan yang menentukan.

"Final Copa del Rey adalah bagian dari elemen yang membantu Messi mengonfirmasi. Tapi menurut saya itu tidak menentukan. Dia adalah seorang veteran dan kita semua memiliki hari-hari ketika kita meninggalkan sepak bola," jelas Zubizarreta dikutip dari AS Sport, Jumat (16/4/2021).

"Messi adalah seorang pesepak bola di masa lalu bukanlah produk pemasaran. Dia cukup tua untuk mengetahui bahwa terkadang Anda menang dan terkadang Anda kalah, masalahnya adalah dia merasa baik di Barçelona," pungkas Zubizarreta.
(mirz)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top