Polisi Usut Penyebab Kematian Petinju Remaja Rashed Al-Swaisat

loading...
Polisi Usut Penyebab Kematian Petinju Remaja Rashed Al-Swaisat
Polisi Usut Penyebab Kematian Petinju Remaja Rashed Al-Swaisat. Foto: The Sun
KIELCE - Olahraga tinju tengah digegerkan oleh kematian Rashed Al-Swaisat . Petinju remaja itu tewas dalam perawatan di rumah sakit 10 hari setelah bertarung melawan Anton Winogradow.

Rashed Al-Swaisat (19 tahun) awalnya pingsan di ronde ketiga saat bertarung melawan Anton Winogradow (Estonia) di Kejuaraan Dunia Tinju Remaja (Youth World Championships), Kielce, Polandia, 16 April 2021. Insiden tersebut membuat Al-Swaisat dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: Tragis! Rashed Al-Swaisat, Petinju 19 Tahun Meninggal Usai Pertarungan

Di rumah sakit, cedera kepala Al-Swaisat dinyatakan parah sehingga sehingga perlu menjalani prosedur operasi. Juru bicara Rumah Sakit Kompleks Provinsi di Czarnow, mengatakan nyawa Al-Swaisat tak tertolong setelah sepuluh hari dirawat.

Menurut laporan Inside The Gamez, tidak ada tanda-tanda kriminal dalam kasus kematian Al-Swaisat. Namun, dikutip WP SportoweFakty, juru bicara kepolisian di provinsi Kielce, Kamil Tokarski, menyebut pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut.



“Petugas polisi sedang merencanakan interogasi. Dan kantor kejaksaan juga menangani kasus itu,” kata Kamil Tokarski.

Asosiasi Tinju Internasional (AIBA) merilis pernyataan resmi menyusul kematian Al-Swaisat. Mereka ikut berbelasungkawa atas kepergian petinju 19 tahun itu.

“Dengan kesedihan yang mendalam kami mengetahui meninggalnya Rashed Al-Swaisat dari Yordania,” tulis AIBA.

Presiden Federasi Tinju Belanda Boris van der Vorst juga mengatakan: ’’Hari ini adalah hari yang menyedihkan bagi seluruh komunitas tinju dunia, karena kami mengakui meninggalnya seorang pemuda, Rashed Al-Swaisat, yang merupakan anggota dari Tim Tinju Nasional Yordania.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top