Pertarungan Tinju Brutal di Ring Jerami Guncang Rusia
Selasa, 04 Mei 2021 - 07:33 WIB
loading...
Pertarungan Tinju Brutal di Ring Jerami Hebohkan Rusia/The Sun
A
A
A
Pertarungan tinju brutal tanpa sarung tangan di Rusia yang mempertemukan para petarung yang bertarung hingga berdarah-darah di ring jerami, melonjak popularitasnya selama pandemi. Turnamen tinju dunia 'Top Dog' ini awalnya dari tempat parkir pada awal 2020, tetapi sekarang menyewakan arena olahraga Moskow untuk pertandingan tinju bebas yang disaksikan jutaan orang secara online.
Pertarungan tinju brutal paling populer telah dilihat lebih dari 13 juta kali di YouTube. Penyelenggara mengaitkan popularitas olahraga tinju brutal ini dengan pelampiasan amarah yang terpendam karena pembatasan Covid-19 dan frustrasi atas situasi ekonomi di Rusia. ’’Sulit bagi orang-orang, mereka marah,’’kata Danil Andreev, petarung amatir.
’’Orang-orang pada umumnya berada dalam lingkungan yang penuh tekanan dan tidak ada tempat untuk melampiaskannya. Ketika mereka melihat sesuatu seperti ini, itu meredakan ketegangan,’’lanjutnya.
Baca Juga: Gol Spektakuler Messi Warnai Kemenangan Barcelona Atas Valencia
Rusia, yang telah melaporkan kasus Covid-19 keenam di dunia, tidak memberlakukan penguncian nasional sejak musim panas lalu untuk menghindari kerusakan ekonomi, malah memilih untuk tindakan yang lebih kecil. Pendapatan riil telah turun atau mandek selama bertahun-tahun.
Pertarungan tinju brutal paling populer telah dilihat lebih dari 13 juta kali di YouTube. Penyelenggara mengaitkan popularitas olahraga tinju brutal ini dengan pelampiasan amarah yang terpendam karena pembatasan Covid-19 dan frustrasi atas situasi ekonomi di Rusia. ’’Sulit bagi orang-orang, mereka marah,’’kata Danil Andreev, petarung amatir.
’’Orang-orang pada umumnya berada dalam lingkungan yang penuh tekanan dan tidak ada tempat untuk melampiaskannya. Ketika mereka melihat sesuatu seperti ini, itu meredakan ketegangan,’’lanjutnya.
Baca Juga: Gol Spektakuler Messi Warnai Kemenangan Barcelona Atas Valencia
Rusia, yang telah melaporkan kasus Covid-19 keenam di dunia, tidak memberlakukan penguncian nasional sejak musim panas lalu untuk menghindari kerusakan ekonomi, malah memilih untuk tindakan yang lebih kecil. Pendapatan riil telah turun atau mandek selama bertahun-tahun.
Lihat Juga :