Kisah Pesta Seks Atlet di Kampung Olimpiade dari Masa ke Masa

Selasa, 20 Juli 2021 - 13:10 WIB
loading...
Kisah Pesta Seks Atlet di Kampung Olimpiade dari Masa ke Masa
Kisah Pesta Seks Atlet di Kampung Olimpiade, Begini Cerita Serunya/The Sun
A A A
Kisah pesta seks atlet di Kampung Olimpiade selalu menjadi cerita seru yang mewarnai penyelenggaraan Olimpiade dari masa ke masa temasuk Olimpiade Tokyo 2020. Kendati penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 secara remi mengharamkan atlet berhubungan seks selama di Kampung Olimpiade, praktik pesta seks masih bisa terjadi.

Banyak cara masih bisa dilakukan para atlet untuk menyalurkan energy seksnya yang berlebih selama tinggal di Kampung Olimpiade. Meskipun tempat tidur atlet sengaja dibuat dari karton untuk mencegah atlet berhubungan seks, Anda dapat bertaruh itu tidak akan menghalangi atlet mencari cara lain untuk berhubungan seks seperti pendahulu mereka.

Mantan atlet Susen Tiedtke, sekarang berusia 52 tahun, berkompetisi di Olimpiade pada tahun 1992 dan 2000 punya pengalaman berhubungan seks di Kampung Olimpiade. Dia mengungkapkan bahwa tidak mungkin untuk memberlakukan larangan seks di Kampung Olimpiade. ’’[Larangan] adalah bahan tertawaan besar bagi saya, itu tidak berhasil sama sekali,’’ujarnya kepada Bild.

Baca Juga: Indonesia Permalukan Malaysia, Ini 11 Negara Peraih medali di Olimpiade

Mantan bintang tenis meja Matthew Syed, sekarang berusia 50 tahun, mengakui bahwa dia tidak selalu menjadi prospek yang menarik bagi lawan jenis. Namun, itu tidak masalah di Barcelona '92, di mana ia melakukan debut Olimpiade.

Dia berkata bahwa dia melakukan lebih banyak hubungan seks selama di Kampung Olimpiade daripada yang dia lakukan sepanjang hidupnya sebelum saat itu. ’’Saya sering ditanya apakah Kampung Olimpiade - restoran besar dan konglomerasi perumahan yang menampung atlet top dunia selama Olimpiade - adalah pesta seks yang diremehkan," tulisnya di The Times.

’’Jawaban saya selalu sama: juga benar. Saya memainkan pertandingan pertama saya di Barcelona pada tahun 1992 dan lebih sering bercinta dalam dua setengah minggu itu daripada di sisa hidup saya hingga saat itu.’’

’’Artinya dua kali, yang mungkin kedengarannya tidak banyak, tetapi untuk seorang sarjana berusia 21 tahun dengan gigi bengkok, itu adalah keajaiban kecil. Barcelona, bagi banyak dari kita, perawan Olimpiade, sama banyaknya dengan seks dan olahraga."

Meskipun seks dilarang tahun ini, para pemimpin Tokyo telah menyiapkan 160.000 kondom yang akan disediakan di Kampung Olimpiade untuk atlet dengan tujuan 'meningkatkan kesadaran' tentang seks yang aman.

Baca Juga: 9 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di Olimpiade Tokyo 2020
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1624 seconds (10.55#12.26)