Olimpiade Tokyo 2020: Djokovic Merasa Aneh Bertanding Tanpa Federer dan Nadal
Jum'at, 23 Juli 2021 - 16:04 WIB
loading...
Novak Djokovic akan melanjutkan untuk mengguratkan tinta emas dalam sejarah perjalanan kariernya saat ia bersiap tampil di Olimpiade Tokyo 2020 / Foto: Times of India
A
A
A
TOKYO - Novak Djokovic akan melanjutkan untuk mengguratkan tinta emas dalam sejarah perjalanan kariernya saat ia bersiap tampil di Olimpiade Tokyo 2020 . Ada tiga petenis yang siap menghancurkan mimpi The Djoker merebut medali emas, yakni Stefano Tsitsipas (Yunani), Alexander Zverev (Jerman), dan Daniil Medvedev (Rusia).
Fakta menyebut jika Djokovic meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 dan Grand Slam AS Terbuka, maka dia akan mencatatkan namanya sebagai petenis pria pertama yang menyelesaikan "Golden Slam" (empat turnamen Grand Slam dan Olimpiade di tahun kalender yang sama). Steffi Graf adalah satu-satunya petenis wanita yang melakukannya pada 1988.
Djokovic mengatakan merasa baik secara fisik dan mental jelang laga pembuka Olimpiade Tokyo 2020 melawan Hugo Dellien, Sabtu (24/7/2021). Dia pun mengklaim siap melakukan yang terbaik.
BACA JUGA: Beri Semangat Atlet Olimpiade Indonesia, Erick Thohir: Kibarkan Merah Putih di Tokyo!
Tapi Djokovic merasa aneh ketika ia memutuskan hadir di Olimpiade Tokyo 2020. Ini berkaitan dengan absennya Roger Federer dan Rafael Nadal.
"Saya tidak punya banyak pengalaman dalam 15 tahun terakhir tanpa Rafa dan Roger. Akan aneh, tapi ada beberapa pemain seperti Tsitsipas, Medvedev, dan kandidat untuk memenangkan medali," beber Djokovic.
Namun begitu, Djokovic merasa beruntung bisa tampil di pesta olahraga terbesar di dunia untuk ketiga kalinya. Menurutnya, ini merupakan hak istimewa untuk menjadi bagian dari tim Serbia di Olimpiade ketiga kalinya.
Fakta menyebut jika Djokovic meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 dan Grand Slam AS Terbuka, maka dia akan mencatatkan namanya sebagai petenis pria pertama yang menyelesaikan "Golden Slam" (empat turnamen Grand Slam dan Olimpiade di tahun kalender yang sama). Steffi Graf adalah satu-satunya petenis wanita yang melakukannya pada 1988.
Djokovic mengatakan merasa baik secara fisik dan mental jelang laga pembuka Olimpiade Tokyo 2020 melawan Hugo Dellien, Sabtu (24/7/2021). Dia pun mengklaim siap melakukan yang terbaik.
BACA JUGA: Beri Semangat Atlet Olimpiade Indonesia, Erick Thohir: Kibarkan Merah Putih di Tokyo!
Tapi Djokovic merasa aneh ketika ia memutuskan hadir di Olimpiade Tokyo 2020. Ini berkaitan dengan absennya Roger Federer dan Rafael Nadal.
"Saya tidak punya banyak pengalaman dalam 15 tahun terakhir tanpa Rafa dan Roger. Akan aneh, tapi ada beberapa pemain seperti Tsitsipas, Medvedev, dan kandidat untuk memenangkan medali," beber Djokovic.
Namun begitu, Djokovic merasa beruntung bisa tampil di pesta olahraga terbesar di dunia untuk ketiga kalinya. Menurutnya, ini merupakan hak istimewa untuk menjadi bagian dari tim Serbia di Olimpiade ketiga kalinya.
Lihat Juga :