Judoka Putri Ditampar dan Dikasari Sebelum Tampil di Olimpiade, Ini Sebabnya
Rabu, 28 Juli 2021 - 20:01 WIB
loading...
Judoka Putri Ditampar dan Dikasari Sebelum Tampil di Olimpiade, Ini Sebabnya. Foto: Kolase
A
A
A
TOKYO - Atlet judo asal Jerman, Martyna Trajdos, mendapat perlakuan kasar dari sang pelatih saat tampil di Olimpiade Tokyo 2020 . Perlakuan kasar itu rupanya bagian dari ritual khsus sang atlet.
Momen tersebut terjadi ketika Martyna Trajdos hendak menghadapi judoka asal Hungaria, Szofi Ozbas, di kelas 63kg putri di Nippon Budokan, Tokyo, Selasa (27/7/2021) waktu setempat. Martyna Trajdos masuk ke arena pertandingan didampingi Claudiu Pusa.
Baca Juga: Viral Atlet Mirip Lady Gaga Tampil di Olimpiade Tokyo, Pernah Gegerkan Jakarta
Ketika hendak menuju ke matras, Martyna Trajdos berhenti kemudian memutar badan membelakangi gelanggang. Sang pelatih lantas menyemangati dengan mengguncangkan pundak Martyna Trajdos sebelum akhirnya menampar kedua pipi sang atlet dengan keras.
Kejadian itu mendapat sorotan tajam dari penonton yang merasa kasihan pada Martyna Trajdos. Namun, perempuan kelahiran 5 April 1989 itu buru-buru menjelaskan bahwa tamparan yang ia terima dari sang pelatih justru membuatnya semangat bertanding.
"Jangan khawatir guys! Itu adalah ritual yang saya pilih sebelum bertanding. Pelatih melakukan apa yang saya inginkan," kata Martyna Trajdos dikutip Daily Mail.
Momen tersebut terjadi ketika Martyna Trajdos hendak menghadapi judoka asal Hungaria, Szofi Ozbas, di kelas 63kg putri di Nippon Budokan, Tokyo, Selasa (27/7/2021) waktu setempat. Martyna Trajdos masuk ke arena pertandingan didampingi Claudiu Pusa.
Baca Juga: Viral Atlet Mirip Lady Gaga Tampil di Olimpiade Tokyo, Pernah Gegerkan Jakarta
Ketika hendak menuju ke matras, Martyna Trajdos berhenti kemudian memutar badan membelakangi gelanggang. Sang pelatih lantas menyemangati dengan mengguncangkan pundak Martyna Trajdos sebelum akhirnya menampar kedua pipi sang atlet dengan keras.
Kejadian itu mendapat sorotan tajam dari penonton yang merasa kasihan pada Martyna Trajdos. Namun, perempuan kelahiran 5 April 1989 itu buru-buru menjelaskan bahwa tamparan yang ia terima dari sang pelatih justru membuatnya semangat bertanding.
"Jangan khawatir guys! Itu adalah ritual yang saya pilih sebelum bertanding. Pelatih melakukan apa yang saya inginkan," kata Martyna Trajdos dikutip Daily Mail.
Lihat Juga :