Si Dengkek Mia Audina Prestasi dan Kontroversi Membela 2 Negara
Rabu, 25 Agustus 2021 - 08:19 WIB
loading...
A
A
A
Pada 1996, Mia Audina merebut medali perak Olimpiade Atlanta setelah dikalahkan Bang Soo-Hyun di final. Sukses itu menjadikan si Dengkek Mia Audina menjadi pemain termuda yang meraih medali bulu tangkis olimpiade dalam usia 16 tahun!. Di tahun 1996 ini pula, si Dengkek Mia Audina menjadi pemain tunggal putri nomor 1 dunia pada Oktober.
Pada 1999, Mia Audina membuka lembaran baru saat menikah dengan Tylio Arlo Lobman, seorang penyanyi gospel asal Suriname berkebangsaan Belanda. Pada 2000, Mia pindah ke Belanda mengikuti kewarganegaraan suaminya yang memicu kontroversi.
Sejak itu, Mia Audina berjanji tidak akan tampil di Indonesia membela nama Belanda. Dia tidak ingin menyakiti hati masyarakat Indonesia, negeri kelahirannya yang sudah membesarkan namanya di jagat bulu tangkis.
Baca Juga: Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Bakal Dibubarkan PBSI, Herry IP: Kata Siapa?
Empat tahun tinggal di Belanda, Mia Audina membuat sejarah besar di Olimpiade Athena 2004. Tunggal putri yang memiliki tinggi 163 cm itu meraih medali perak untuk Belanda setelah dikalahkan Zhang Ning di final. Mia Audina pun tercatat dalam lembaran sejarah menjadi satu-satunya pebulu tangkis yang meraih medali Olimpiade untuk 2 negara.
Setelah menetap di Benua Eropa, prestasi Mia tetap moncer dengan sederet gelar juara bergengsi. Mia Audina tercatat sebagai pemain berdarah Indonesia yang menjadi juara Eropa tunggal dan ganda putri.
Pada 1999, Mia Audina membuka lembaran baru saat menikah dengan Tylio Arlo Lobman, seorang penyanyi gospel asal Suriname berkebangsaan Belanda. Pada 2000, Mia pindah ke Belanda mengikuti kewarganegaraan suaminya yang memicu kontroversi.
Sejak itu, Mia Audina berjanji tidak akan tampil di Indonesia membela nama Belanda. Dia tidak ingin menyakiti hati masyarakat Indonesia, negeri kelahirannya yang sudah membesarkan namanya di jagat bulu tangkis.
Baca Juga: Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Bakal Dibubarkan PBSI, Herry IP: Kata Siapa?
Empat tahun tinggal di Belanda, Mia Audina membuat sejarah besar di Olimpiade Athena 2004. Tunggal putri yang memiliki tinggi 163 cm itu meraih medali perak untuk Belanda setelah dikalahkan Zhang Ning di final. Mia Audina pun tercatat dalam lembaran sejarah menjadi satu-satunya pebulu tangkis yang meraih medali Olimpiade untuk 2 negara.
Setelah menetap di Benua Eropa, prestasi Mia tetap moncer dengan sederet gelar juara bergengsi. Mia Audina tercatat sebagai pemain berdarah Indonesia yang menjadi juara Eropa tunggal dan ganda putri.
Lihat Juga :