alexametrics

Semangat Berlatih, Liverpool Tak Sabar Menyambut Derby

loading...
Semangat Berlatih, Liverpool Tak Sabar Menyambut Derby
Foto/Istimewa
A+ A-
LIVERPOOL - Aura positif tengah memayungi Liverpool. Semangat tinggi menjalani program pelatihan, tim berjuluk The Reds sudah tidak sabar kembali beraksi di lapangan demi mewujudkan mimpi mengangkat trofi Liga Primer pertamanya sejak 30 tahun.

Seluruh anggota skuad Liverpool telah meningkatkan persiapan mereka dengan melanjutkan pelatihan kontak dalam beberapa hari terakhir. Kembali berkumpulnya para pemain di Melwood, disambut sukacita bek Trent Alexander-Arnold.

Arnold mengungkapkan protokol kesehatan yang ketat membuat seluruh anggota tim merasa tenang dan bisa berlatih dengan fokus. “Ini benar-benar positif. Semua orang dalam suasana hati dan semangat yang baik. Kami senang bisa kembali. Keselamatan yang utama sehingga kami harus mengambil tindakan pencegahan dan menanggapinya dengan serius," kata Arnold, dilansir Skysports.



Pelatih Juergen Klopp mengatakan, berlatihnya skuad adalah sebuah suntikan moral luar biasa setelah Kompetisi Liga Primer terhenti Maret lalu akibat pandemi Covid-19. Selama sembilan pekan, Liverpool absen menjalani latihan dan pertandingan. (Baca: Skuat Chelsea Butuh Penyegaran, Lampard Siap Belanja Bintang)

Kini, setelah lampu hijau yang diberikan Pemerintah Inggris dan otoritas kesehatan, musim 2019/20 akan kembali bergulir pada 17 Juni mendatang. Asa Liverpool menjadi juara kian mengemuka. Peluang semakin besar lantaran hingga pekan ke-29 Jordan Henderson dkk bercokol di puncak klasemen sementara Liga Primer dengan 82 poin.

Mereka unggul 25 poin dari rival terdekatnya, Manchester City (Man City), yang berada di urutan kedua. Dari sembilan pertandingan tersisa, The Reds hanya membutuhkan enam poin alias dua kemenangan. Terdekat, Liverpool akan melakoni derby Merseyside melawan Everton. Karena itu, Klopp bertekad mempersiapkan timnya sebaik mungkin terutama dari sisi kebugaran.

Dengan program pelatihan yang telah dirancang, juru taktik asal Jerman tersebut yakin Liverpool akan berada dalam kondisi jauh lebih baik saat kompetisi dimulai. "Kami mencobanya dengan intensitas yang meningkat. Tapi, kami harus fit pada tanggal 19 atau 20, hari apa pun yang mereka berikan kepada kami saat melawan Everton. Itulah saat kami ingin mencapai 100%. Ini pramusim kami,” tandas Klopp.

Sebelumnya, Pemerintah Inggris telah memberikan lampu hijau untuk penyelenggaraan olahraga kompetitif, tapi tanpa kehadiran penonton dan harus digelar di “lingkungan yang aman dan dikendalikan dengan cermat" mulai 1 Juni. (Baca juga: Ini Alasan Anthony Joshua Ogah Ladeni Mike Tyson)

Langkah tersebut merupakan tahap tiga dari pengenduran lock down yang dilakukan pemerintah. "Penantian telah berakhir. Olahraga Inggris yang sebentar lagi akan segera kembali di lingkungan yang aman dan dikendalikan dengan hati-hati,” kata Sekretaris Negara untuk Digital, Budaya, Media, dan Olahraga Oliver Dowden, dikutip Skysports.

Beberapa poin penting disampaikan dalam protokol yang disusun pemerintah bersama stakeholder olahraga. Pertama, tidak akan ada penonton yang hadir di acara olahraga langsung. Kedua, jarak sosial tetap dipatuhi setiap saat di tempat-tempat olahraga.

Caranya, cara semua kelompok yang terlibat dalam industri tersebut, dari tim dan atlet, hingga staf pendukung, pejabat dan media, harus melakukan perjalanan secara individual dan dengan transportasi pribadi jika memungkinkan. (Lihat Videonya: Wawancara Khusus Marc Marquez: Di Lintasan, Alex adalah Kompetitor)

Ketiga, mereka yang memasuki tempat-tempat, penggunaan ruang ganti dan perawatan fisioterapi harus "diminimalkan", dan bahwa staf medis harus mematuhi saran dari Public Health Inggris mengenai keselamatan medis dan penggunaan personal peralatan pelindung.

Demi memastikan standar peraturan dipenuhi, organisasi olahraga elite dan mitra pengiriman kompetisi telah diinstruksikan "menunjuk petugas Covid-19 yang bertanggung jawab atas pengawasan semua perencanaan dan komunikasi."

"Sekarang tergantung kepada masing-masing olahraga untuk memastikan mereka dapat memenuhi protokol ini dan memutuskan kapan yang tepat bagi mereka untuk memulai kembali. Ini adalah momen penting bagi olahraga Inggris," tandas Dowden. (Alimansyah)
(ysw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak