Menang di Pengadilan, Novak Djokovic Tampil di Australia Open 2022?
Senin, 10 Januari 2022 - 17:43 WIB
loading...
Novak Djokovic berpeluang tampil di Grand Slam Australia Terbuka 2022 setelah menang di Pengadilan/Foto/thehill.com
A
A
A
MELBOURNE - Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic berpeluang tampil di Grand Slam Australia Terbuka 2022 setelah menang di Pengadilan. Hakim Australia memerintahkan pembebasannya dari penahanan imigrasi, Senin (10/1/2022).
Hakim Anthony Kelly menganggap keputusan pemerintah untuk mencabut visa Djokovic untuk memasuki Australia tidak masuk akal. Djokovic diperlakukan tidak adil setelah kedatangannya di bandara Melbourne untuk tampil di Australia Terbuka. DPadahal, dia telah diizinkan bermain dengan pengecualian vaksinasi.
Baca juga: Hasil NBA 2021/2022: Lakers dan Bulls Kompak Kalah, Nets Menang Dramatis
Melansir dari Reuters, Senin (10/1/2022), Hakim Anthony Kelly memerintahkan Djokovic dibebaskan dalam waktu 30 menit. Lalu paspor serta dokumen pribadi petenis asal Serbia itu akan dikembalikan.
Kelly, yang sebelumnya dalam persidangan telah mengkritik interogasi selama berjam-jam terhadap Djokovic di bandara Melbourne, mengatakan baik wawancara maupun pembatalan visa tidak masuk akal. Pasalnya, petenis berusia 34 tahun itu tidak diberi cukup waktu untuk berbicara dengan penyelenggara tenis dan pengacara untuk menanggapi sepenuhnya.
Hakim Anthony Kelly menganggap keputusan pemerintah untuk mencabut visa Djokovic untuk memasuki Australia tidak masuk akal. Djokovic diperlakukan tidak adil setelah kedatangannya di bandara Melbourne untuk tampil di Australia Terbuka. DPadahal, dia telah diizinkan bermain dengan pengecualian vaksinasi.
Baca juga: Hasil NBA 2021/2022: Lakers dan Bulls Kompak Kalah, Nets Menang Dramatis
Melansir dari Reuters, Senin (10/1/2022), Hakim Anthony Kelly memerintahkan Djokovic dibebaskan dalam waktu 30 menit. Lalu paspor serta dokumen pribadi petenis asal Serbia itu akan dikembalikan.
Kelly, yang sebelumnya dalam persidangan telah mengkritik interogasi selama berjam-jam terhadap Djokovic di bandara Melbourne, mengatakan baik wawancara maupun pembatalan visa tidak masuk akal. Pasalnya, petenis berusia 34 tahun itu tidak diberi cukup waktu untuk berbicara dengan penyelenggara tenis dan pengacara untuk menanggapi sepenuhnya.
Lihat Juga :