Tercabik-cabik Perang Rusia vs Ukraina, Bobot Oleksandr Usyk Turun 10 Kg
Selasa, 12 April 2022 - 08:33 WIB
loading...
Tercabik-cabik Perang Rusia vs Ukraina, Bobot Oleksandr Usyk Turun 10 Kg/The Sun
A
A
A
Tercabik-cabik perang Rusia vs Ukraina membuat bobot Oleksandr Usyk turun drastis hingga 10 kilogram dalam seminggu setelah invasi Rusia ke Ukraina. Juara dunia tinju kelas berat itu sangat terpukul oleh invasi Rusia yang kejam sehingga ia kehilangan berat badan mencapai 10 kg.
Itu menurut istri Oleksandr Usyk, Kateryna, yang mengklaim dia turun 10 kg hanya seminggu setelah Vladimir Putin mengobarkan perang yang menakutkan di Ukraina pada 24 Februari. Namun, itu tidak menghentikan juara dunia kelas berat yang tak terkalahkan itu untuk menunda kariernya dan mendaftar menjadi tentara bersama sesama bintang tinju Vitali dan Wladimir Klitschko serta Vasiliy Lomachenko.
Baca Juga: Kesedihan Usyk Lihat Tentara Rusia Tembaki Rumah dan Seret Tetangga
Kateryna mengatakan kepada PravdaTUT: ''Sasha kehilangan 10 kilogram dalam seminggu perang. Dia begitu ngeri, shock, dia begitu tercabik-cabik... Dia melihat apa yang saya lakukan.''
"Saya berkata: 'Sasha, tolong, orang-orang bertanya, Anda perlu berbicara, entah bagaimana mendukung'. Sangat sulit baginya. Awalnya dia mencernanya di dalam. Yah, pertama-tama, jujur saja, kita belum pernah berada dalam situasi seperti itu sebelumnya. Seluruh generasi kita tidak pernah bisa membayangkan ini. Dan ini dia, sebuah kejutan.''
Itu menurut istri Oleksandr Usyk, Kateryna, yang mengklaim dia turun 10 kg hanya seminggu setelah Vladimir Putin mengobarkan perang yang menakutkan di Ukraina pada 24 Februari. Namun, itu tidak menghentikan juara dunia kelas berat yang tak terkalahkan itu untuk menunda kariernya dan mendaftar menjadi tentara bersama sesama bintang tinju Vitali dan Wladimir Klitschko serta Vasiliy Lomachenko.
Baca Juga: Kesedihan Usyk Lihat Tentara Rusia Tembaki Rumah dan Seret Tetangga
Kateryna mengatakan kepada PravdaTUT: ''Sasha kehilangan 10 kilogram dalam seminggu perang. Dia begitu ngeri, shock, dia begitu tercabik-cabik... Dia melihat apa yang saya lakukan.''
"Saya berkata: 'Sasha, tolong, orang-orang bertanya, Anda perlu berbicara, entah bagaimana mendukung'. Sangat sulit baginya. Awalnya dia mencernanya di dalam. Yah, pertama-tama, jujur saja, kita belum pernah berada dalam situasi seperti itu sebelumnya. Seluruh generasi kita tidak pernah bisa membayangkan ini. Dan ini dia, sebuah kejutan.''
Lihat Juga :