Bidik Podium GP Italia, Francesco Bagnaia: Kecepatan Bukan Faktor Utama

Sabtu, 28 Mei 2022 - 17:00 WIB
loading...
Bidik Podium GP Italia, Francesco Bagnaia: Kecepatan Bukan Faktor Utama
Francesco Bagnaia menilai kecepatan bukan penentu untuk meraih kemenangan di GP Italia. Sebab, musim lalu Fabio Quartararo bisa finish pertama dengan motor lebih lambat. Foto: tuttomotoriweb
A A A
SAN PIERO - Pembalap MotoGP , Francesco Bagnaia menilai kecepatan bukan faktor utama untuk meraih kemenangan di GP Italia 2022. Sebab, musim lalu Fabio Quartararo bisa finish pertama walau memakai motor lebih lambat.

Baca Juga: Kena Kutukan GP Monako, Charles Leclerc: Saya Tak Percaya Takhayul

Bagnaia gagal menyelesaikan balapan pada seri ketujuh di GP Prancis. Rider asal Italia itu terjatuh jelang lap-lap terakhir dan terpaksa retire. Itu sebabnya dia berambisi meraih poin penuh pada akhir pekan ini.

Terlebih dia akan balapan di negara sendiri. Ini membuat Bagnaia punya motivasi besar untuk menebus kegagalan. Tekad itu sudah terlihat saat menjalani dua sesi latihan, Jumat (27/5/2022).

Bagnaia dapat menempati peringkat ketiga saat latihan bebas pertama dengan catatan waktu 1 menit dan 47.070 detik. Lalu di latihan bebas kedua, dia bisa memperbaiki torehannya, yakni 1 menit dan 45.940 detik.

Meski demikian, Bagnaia menyatakan kecepatan bukan penentu kemenangan di Sirkuit Mugello. Menurutnya bisa tampil baik sepanjang balapan dan tidak membuat kesalahan bisa membuatnya mendapat hasil yang diinginkan.

Dia menilai sukses Quartararo meraih pole position dan kemenangan di GP Italia musim lalu dengan YZR-M1 yang lebih lambat dari Ducati menjadi acuan. Itu sebanya dia merasa yakin bisa menang.

"Saya dapat mengatakan bahwa kecepatan tertinggi tidak membuat perbedaan di sini di Mugello, di trek yang dikendarai dengan baik," jelas Bagnaia, dilansir dari Tuttomotoriweb.

"Quartararo juga merebut pole tahun lalu dan kemudian memenangkan balapan dengan motor yang melaju 10 kilometer per jam lebih lambat dari yang lain," lanjutnya.

Bagnaia mengaku lebih suka berkendara dengan aman dibanding harus tampil cepat. Terlebih, Ducati punya keuntungan ketika berada di lintasan lurus. Itu membuatnya bisa lebih unggul dari pembalap lainnya.

"Sejujurnya saya lebih suka driveability lebih dari pada menjadi sangat cepat di lurus. Saya beruntung bahwa untuk mendapatkan di tikungan mereka bisa kalah lebih sedikit di trek lurus, ini tentu saja merupakan keuntungan," jelasnya.

Baca Juga: Selamat! Max Biaggi Resmi Jadi Legenda MotoGP

Hanya saja Bagnaia tidak punya kenangan bagus saat tampil di Sirkuit Mugello selama kariernya di MotoGP. Dari dua upaya, Pecco belum pernah meraih kemenangan atau masuk podium akibat terjatuh.
(mirz)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1673 seconds (11.252#12.26)