Jelang Hengkang dari MotoGP, Tim Suzuki Ecstar Mulai Tidak Harmonis
Kamis, 02 Juni 2022 - 12:23 WIB
loading...
Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir menggeber tunggannya di sirkuit Mugello, Italia akhir pekan lalu. Foto: Instagram/Joan Mir
A
A
A
SAN PIERO - Situasi di tubuh tim Suzuki Ecstar mulai tidak harmonis. Kondisi itu terjadi menjelang hengkangnya tim pabrikan asal Jepang ini dari MotoGP akhir musim 2022.
Kondisi ini diungkap sang pembalap, Joan Mir. Menurutnya, ketidakharmonisan dalam tim muncul setelah tim mengumumkan keinginan angkat kaki dari MotoGP akhir musim nanti.
Baca juga: Kembali Tampil Buruk, Andrea Dovizioso Beri Isyarat Mundur dari MotoGP
“Ini bukan pertama kalinya saya memiliki masalah di luar olahraga, dan saya pikir saya tahu bagaimana memahami sesuatu,” kata Mir, dikutip dari Paddock GP, Rabu (1/6/2022).
“Tapi yang jelas, tidak ada keharmonisan dalam tim yang ada sebelum keputusan Suzuki untuk hengkang dari MotoGP,” sambungnya.
Oleh karena itu, Joan Mir menuntut pihak Hamamatsu untuk segera memperbaiki situasi ini. Apalagi, MotoGP 2022 masih panjang, sebab masih ada 12 seri balapan.
Baca juga: Setelah Menang di GP Italia, Francesco Bagnaia Optimistis Kuasai GP Catalunya
“Kita harus melakukan sesuatu, karena menghabiskan satu tahun seperti ini bisa sangat lama,” keluh Mir.
Joan Mir sendiri meraih hasil buruk selama dua balapan terakhir. teranyar terjadi di MotoGP Italia 2022. Pembalap berusia 24 tahun itu kembali gagal finis, setelah mengalami hal serupa di MotoGP Prancis 2022.
Kondisi ini diungkap sang pembalap, Joan Mir. Menurutnya, ketidakharmonisan dalam tim muncul setelah tim mengumumkan keinginan angkat kaki dari MotoGP akhir musim nanti.
Baca juga: Kembali Tampil Buruk, Andrea Dovizioso Beri Isyarat Mundur dari MotoGP
“Ini bukan pertama kalinya saya memiliki masalah di luar olahraga, dan saya pikir saya tahu bagaimana memahami sesuatu,” kata Mir, dikutip dari Paddock GP, Rabu (1/6/2022).
“Tapi yang jelas, tidak ada keharmonisan dalam tim yang ada sebelum keputusan Suzuki untuk hengkang dari MotoGP,” sambungnya.
Oleh karena itu, Joan Mir menuntut pihak Hamamatsu untuk segera memperbaiki situasi ini. Apalagi, MotoGP 2022 masih panjang, sebab masih ada 12 seri balapan.
Baca juga: Setelah Menang di GP Italia, Francesco Bagnaia Optimistis Kuasai GP Catalunya
“Kita harus melakukan sesuatu, karena menghabiskan satu tahun seperti ini bisa sangat lama,” keluh Mir.
Joan Mir sendiri meraih hasil buruk selama dua balapan terakhir. teranyar terjadi di MotoGP Italia 2022. Pembalap berusia 24 tahun itu kembali gagal finis, setelah mengalami hal serupa di MotoGP Prancis 2022.
(luq)
Lihat Juga :